Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental USD Terkoreksi Bersamaan Data PMI AS

USD Terkoreksi Bersamaan Data PMI AS

701
0

Mendekati penutupan session Asia hari Rabu 3/4, indeks Dolar AS DXY alami penurunan seputar 0.13 % ke posisi 97.18. Dolar AS masih tetap unggul vs Yen serta relatif konstan pada Pounds, tapi bertekuk lutut lawan Aussie serta Euro.

 

pasangan mata uang EUR/USD sudah naik 0.17 % ke posisi 125.00, sedang AUD/USD melejit 0.52 % ke posisi 0.7108. Pada awal minggu ini, Dolar AS sudah sempat kuat dengan dorongan kenaikan yield obligasi pemerintah AS US Treasury.

 

Tetapi, sekarang mesin penggerak itu macet karena runtutan peringatan beberapa petinggi bank sentra global yang lama-lama semakin dovish.

 

Yield US 10-year Treasury ditutup naik ke posisi 2.504 % di akhir session New York, tapi laju peningkatannya telah melambat sebab aktor pasar condong pilih asset keuangan lainnya yang beresiko tambah tinggi serta tawarkan imbal hasil semakin besar.

 

Sebab latar belakang itu, mata uang-mata uang beresiko tambah tinggi alami penguatan dalam perdagangan ini hari, sedang aset-aset Safe Haven seperti Yen serta Dolar malah terkoreksi. Tempat USD/JPY masih tetap pada  111.40, dekat tempat paling tinggi dua pekannya.

 

Bank-bank sentra mayor memeluk retorika dovish, hingga memberi dukungan penambahan minat resiko di pasar. Dalam kondisi semacam ini, Yen masih defensif, kata Masafumi Yamamoto, pimpinan ahli taktik forex di Mizuho Securities Tokyo, pada Reuters.

 

Selain itu, launching data ekonomi berefek tinggi dari Amerika Serikat semalam tunjukkan hasil yang menyedihkan. Core Durable Goods Orders cuma tumbuh 0.1 % Month-over-Mont pada bulan Februari. Perkembangan itu lebih baik daripada rekor -0.1 % pada periode awal mulanya, tapi jauh dibawah harapan kenaikan 0.3 %.

 

Dalam beberapa saat ke depan, investor serta trader akan kembali memonitor beberapa data asal AS, khususnya ADP Nonfarm Employment Change serta Purchasing Managers’ Index PMI untuk bidang non-manufaktur vs ISM.

 

Data ADP diprediksikan naik tipis dari 183k jadi 184k, tapi data ISM diproyeksikan tergelincir dari 59.7 jadi 58.1. Jika data aktual nyatanya lebih jelek dibanding perkiraan awal, jadi desakan pada Dolar AS dapat makin bertambah berat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses