Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental USD/CHF Naik Setelah Menurunnya Data Ekonomi Swiss

USD/CHF Naik Setelah Menurunnya Data Ekonomi Swiss

720
0

Pasangan  USD/CHF meneruskan reli ke posisi 1.0195 pada pertengahan session Eropa hari Kamis 2/5. Publikasi dua data ekonomi Swiss paling baru dipandang menyedihkan.

 

Sedang Dolar AS di dukung oleh prospek stabilnya kebijaksanaan moneter Federal Reserve. Franc Swiss condong melemah pada Euro, dengan tempat EUR/CHF naik 0.25 % ke posisi 1.1421.

 

Kantor Statistik Federal Swiss memberikan laporan jika penjualan ritel turun 0.7 % Year-on-Year pada bulan Maret 2019, walau sebenarnya awalnya direncanakan cuma turun 0.4 %. Ini berarti, perkembangan bidang ritel sudah mencatat rekor negatif sepanjang tiga bulan berturut-turut, sesudah jatuh 0.2 % pada periode Februari.

 

PMI untuk bidang manufaktur Swiss roboh ke bawah ujung 50, hingga menandai pertukaran iklim usaha dari ekspansif jadi kontraksi. Berdasar laporan SVME, PMI tergelincir dari 50.3 jadi 48.5 pada bulan April 2019, walau sebenarnya direncanakan akan naik jadi 51.0.

 

Beberapa laporan itu memvisualisasikan begitu bank sentra Swiss Swiss National Bank/SNB tidak mempunyai fakta mencukupi untuk meningkatkan suku bunganya dari teritori negatif.

 

Di lain sisi, walau bank sentra AS Federal Reserve tidak mempunyai gagasan untuk mengubah kebijaksanaan moneter dalam tahun ini, tapi tingkat suku bunganya cukup sudah tinggi.

 

Awal minggu ini, Dolar AS sudah sempat melemah sebab pertaruhan tentang pemangkasan suku bunga karena lesunya inflasi belakangan ini.

 

Tetapi, Dolar AS langsung kembali naik kembali sesudah pimpinan Fed, Jerome Powell, mengemukakan jika beberapa faktor yang perlambat inflasi sekarang ini bisa saja cuma temporer saja. Oleh karenanya, dia tidak memandang butuh untuk mengubah suku bunga, baik naik ataupun turun.

 

Selain itu, keinginan atas asset Safe Haven yang umumnya mengangkat Franc Swiss memulai lesu semenjak bulan kemarin sebab kuatnya signal pemulihan ekonomi global, terutamanya di lokasi Euro.

 

Franc Swiss adalah asset pertama yang dicari investor Euro jika situasi ekonomi lebih buruk, dan juga asset pertama yang akan dilepaskan bila gejolak ekonomi berkurang.

 

Ditambah lagi, pelemahan ekonomi domestik sudah membuat bank sentra Swiss mendesak nilai tukar serta suku bunga sendiri pada posisi rendah untuk membuat perlindungan market share export internasional.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses