Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental US Dollar Semakin Kuat Setelah 4 Minggu Naik Berturut-Turut

US Dollar Semakin Kuat Setelah 4 Minggu Naik Berturut-Turut

591
0

US Dollar mengkonsolidasikan peningkatan pada beberapa kompetitornya pada hari Senin sesudah empat minggu beruntun kuat karena meluasnya kekuatiran mengenai bidang property China dan imbal hasil Treasury AS yang kuat.

Sesudah habiskan kwartal ke-2 tahun 2021 dengan kerja keras, dollar sudah terima dorongan baru dalam beberapa minggu paling akhir, naik ke tingkat paling tinggi dalam satu tahun.

Investor Menunggu Moment Terbaik Dollar

Tiap mata uang khusus yang lain menurun pada greenback pekan kemarin dengan beberapa pedagang saat ini menanti data tugas AS.

Untuk bulan September yang hendak launching pada hari Jumat untuk putuskan apa Fed akan memencet tombol pada ketetapannya untuk kurangi pembelian obligasinya.

Peningkatan dollar belakangan ini bersumber pada 3 sumber: pertaruhan jika Fed akan mengawali kampanye peningkatan suku bunga tahun depannya.

Investor cari pelindungan dari badai pasar ekuitas, dan mengharap ekonomi AS terlindungi dari kritis kemampuan global, kata Marios Hadjikyriacos, pakar taktik di pialang XM.

Saham pengembang China Evergrande disetop di Hong Kong, hidupkan kembali kegundahan pasar mengenai peluang penyebaran.

Bagaimana Kondisi Dollar Di Sesi Perdagangan London

Naikknya dollar semakin terasa pada beberapa pesaing intinya dengan greenback capai tingkat paling tinggi 14-bulan pada euro dan pucuk 19-bulan versi yen minggu kemarin karena pasar mempertimbangkan suku bunga AS dapat naik di muka kawan-kawan global.

Di perdagangan London pada hari Senin, euro melorot kembali di bawah $ 1,16 dan pada $ 1,1598 tidak jauh dari palung pekan kemarin di $ 1,1563.

Naikknya dollar sudah memberi kehidupan di pasar volatilitas mata uang yang nyaris mati dengan pengukuran yang menghitung ayunan harian naik ke tingkat paling tinggi di 2,lima bulan di 6,2%.

US Dollar akhiri bulan dengan naik tajam pada hari Kami bersamaan harapan untuk imbal hasil Treasury untuk meneruskan kenaikannya sampai tahun akhir karena Federasi Reserve siap-siap untuk mempererat peraturan moneter.

Naiknya Dollar Belum Dibendung

Index dollar AS, yang menghitung greenback pada enam mata uang khusus, naik 0,59% jadi 94,33, ke tingkat paling tinggi dari sejak November tahun kemarin.

Pantau index USD pangkalan yang dibuat mata uang ini benar-benar mengagumkan.

Menunjukkan jika kita terus menyaksikan naikknya dollar dalam beberapa waktu kedepan, kata Janney Montgomery Scott.

Greenback sudah dibantu oleh kenaikan tajam dalam hasil Treasury di tengah-tengah kenaikan suku bunga riel.

Suku bunga AS sudah bergerak naik tajam sepanjang dua pekan terakhir, nyaris semuanya didorong oleh suku bunga riel, kata Goldman Sachs dalam sebuah catatan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses