Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental US Dollar Di Posisi Tertinggi, Bersamaan Laporan Pemasaran Retail AS

US Dollar Di Posisi Tertinggi, Bersamaan Laporan Pemasaran Retail AS

660
0

US Dollar naik ke tingkat tertinggi 16-bulan setelah data menunjukkan marketing ritel makin tinggi dari yang diharapkan bulan kemarin.

Sementara euro mengalami penurunan di tengah kekhawatiran perubahan dan peningkatan kasus COVID-19 di Eropa.

Marketing ritel AS naik 1,7% pada Oktober, melewati keinginan persetujuan kenaikan 1,4%, kesempatan karena orang Amerika memulai belanja liburan mereka bisa lebih cepat.

Indeks dollar naik 0,385% pada 95,898, setelah sebelumnya sentuh 95,928, tertinggi sejak dari Juli 2020.

US Dollar bergerak naik sejak dari data inflasi AS pekan lalu menunjukkan harga konsumen naik ke tingkat tertinggi sejak dari 1990.

Memicu spekulasi bila Liga Reserve dapat tingkatkan suku bunga dapat semakin cepat dari yang diharapkan.

Sementara Euro memperpanjang pelemahan pada dollar, terakhir alami pengurangan 0,43% pada $ 1,13175.

Di awal session, mata uang tunggal mengalami penurunan jadi $ 1,1315, terlemah sejak dari Juli 2020.

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde di hari Senin menerangkan bila pengetatan ketentuan moneter sekarang ini untuk mengatur inflasi dapat merintangi perbaikan zona euro.

Komentar yang disaksikan gerakkan kembali ajakan dan taruhan pasar untuk ketentuan yang lebih ketat.

US Dollar Bergerak Naik, Euro Tertekan Oleh Lockdown

US Dollar kuat setelah Ketua Liga Reserve Jerome Powell dinominasikan untuk masa posisi empat tahun kedua oleh Presiden Joe Biden, sementara mata uang tunggal eropa tertekan oleh penguncian terkait COVID-19.

Keliatannya ada ruang yang makin besar untuk kenaikan suku bunga AS di bawah Powell dengan Powell tetap sebagai Ketua Fed, dan itu secara luas positif untuk dollar, kata Joe Manimbo, penelitian pasar senior di Western Union.

Indeks dollar naik 0,42% ini hari kejadian 96,53, tertinggi sejak Juli 2020. Euro merosot 0,58% jadi $1,1233, terlemah sejak Juli 2020.

Mata uang tunggal terikut lebih rendah karena kekhawatiran tumbuh atas pembatasan COVID-19 baru di Eropa, dengan Austria masuk penguncian penuh lainnya dan Jerman mengangsung untuk ikutinya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses