Senin, 3 November 2025 – Pasar Forex membuka pekan pertama bulan November di bawah bayang-bayang peristiwa besar yang terjadi pada minggu terakhir Oktober. Minggu lalu, yang dikenal sebagai Super Week Bank Sentral, telah menetapkan tren jangka menengah yang kuat, terutama didominasi oleh penguatan dramatis Dolar AS (USD) dan keruntuhan nilai tukar Yen Jepang (JPY). Hari ini, pasar diperkirakan akan melanjutkan tren tersebut sambil mencerna data ekonomi minor di awal pekan.
Ringkasan Kondisi Pasar Forex Minggu Lalu (27-31 Oktober 2025)
Minggu lalu adalah periode krusial dengan keputusan suku bunga dari empat bank sentral utama (The Fed, ECB, BoJ, dan BoC). Hasilnya adalah divergensi kebijakan moneter yang signifikan.
1. Dolar AS (USD): Kekuatan yang Tak Terbantahkan
- Penyebab: Meskipun Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga, Ketua Jerome Powell memberikan sinyal yang implisit hawkish. Powell meredam ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga yang cepat dan berulang, membuat Dolar AS tetap menarik.
- Dampak: Indeks Dolar (DXY) melonjak tajam, mencapai level tertinggi multi-minggu. Penguatan ini menekan semua mata uang utama yang berpasangan dengan USD.
2. Yen Jepang (JPY): Aksi Jual Ekstrem
- Penyebab: Bank of Japan (BoJ) kembali mempertahankan kebijakan moneter sangat longgar (dovish), memperlebar jurang yield (suku bunga) dengan AS. Hal ini memicu aksi jual masif pada Yen.
- Dampak: Pasangan USD/JPY melesat ke level baru yang belum terlihat dalam beberapa dekade, menegaskan tren bullish yang kuat pada pasangan tersebut.
3. Euro (EUR) dan Poundsterling (GBP): Tertekan dan Konsolidasi
- Penyebab: Bank Sentral Eropa (ECB) memilih untuk menahan suku bunga. Sikap netral hingga hawkish minim dari ECB dan Bank of England (BoE, meskipun keputusannya lebih awal) tidak cukup untuk menahan gelombang kekuatan Dolar.
- Dampak: Pasangan EUR/USD dan GBP/USD ditutup melemah signifikan, diperdagangkan dekat level support teknikal kritis di akhir pekan.
4. Emas (XAU/USD): Kehilangan Momentum
- Penyebab: Emas, sebagai aset tanpa imbal hasil, terbebani oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan Dolar yang kuat pasca-The Fed.
- Dampak: Emas mengakhiri rally kenaikan beruntunnya dan mengalami koreksi tajam, berjuang mempertahankan support teknikal.
Dampak Pada Pergerakan Hari Ini (Senin, 3 November 2025)
Hari ini adalah awal bulan dan awal pekan, yang biasanya memiliki volume perdagangan yang lebih rendah dibandingkan pertengahan pekan. Namun, warisan dari Super Week akan menjadi tema utama.
1. Kelanjutan Tren Dolar Dominan
Pasar hari ini diperkirakan akan melanjutkan momentum yang terbentuk minggu lalu. Setiap koreksi minor pada Dolar AS cenderung dianggap sebagai peluang “Buy the Dip”. Sentimen ini akan menekan pasangan mata uang mayor seperti EUR/USD dan GBP/USD untuk bergerak lebih rendah.
2. Fokus pada Konsolidasi EUR dan GBP
Setelah tekanan jual yang besar, Euro dan Poundsterling mungkin akan mencoba mencari area konsolidasi atau rebound teknikal kecil. Namun, potensi rebound ini bersifat terbatas kecuali ada rilis data Zona Euro atau Inggris yang mengejutkan. Investor akan mulai membangun posisi untuk menghadapi data penting di minggu ini.
3. Risiko Carry Trade pada JPY
Mengingat BoJ tetap dovish dan bank sentral lain, terutama The Fed, bersikap ketat, strategi carry trade (meminjam Yen murah untuk diinvestasikan pada Dolar berimbal hasil tinggi) akan semakin menarik. Hal ini akan terus memberikan tekanan bearish pada Yen, membuat USD/JPY cenderung melanjutkan kenaikan.
4. Kalender Ekonomi Hari Ini
Kalender ekonomi hari ini relatif sepi dan didominasi oleh rilis data sekunder, sehingga pergerakan hari ini sebagian besar akan didasarkan pada sentimen pasar (risk-on/risk-off) dan posisi teknikal yang ditinggalkan dari pekan lalu.
- Pagi: Jepang libur (Hari Kebudayaan), yang berarti likuiditas di sesi Asia untuk JPY akan tipis, meningkatkan risiko pergerakan harga yang tajam.
- Siang/Sore: Rilis data PMI Manufaktur Final Zona Euro dan AS. Data ini penting untuk mengukur kesehatan sektor industri global. Angka yang lebih baik dari perkiraan dapat memberikan sedikit dorongan pada Euro, namun dampaknya diperkirakan minor.
Pasangan Kunci yang Harus Diperhatikan
| Pasangan | Perkiraan Pergerakan Hari Ini | Alasan |
| USD/JPY | Bullish | Kesenjangan suku bunga yang ekstrem antara AS dan Jepang terus mendukung Yen. Koreksi harus diwaspadai sebagai peluang beli. |
| EUR/USD | Sideways dengan Bias Bearish | Dolar yang kuat dan ketiadaan katalis besar dari Zona Euro hari ini membuat pasangan ini cenderung bergerak dalam rentang sempit di bawah level resistance utama. |
| XAU/USD (Emas) | Sideways dengan Bias Bearish | Berjuang di bawah level teknikal kunci. Emas akan bergerak reaktif terhadap yield obligasi AS di sesi New York. |
Disarankan bagi trader untuk menjaga ukuran posisi tetap kecil di awal pekan ini, sambil menunggu rilis data berdampak tinggi seperti Non-Farm Payroll (NFP) AS dan data inflasi lainnya yang akan dirilis di akhir minggu ini.







