Beranda Analisa Forex Trader Rilis Notulen FOMC Juni

Trader Rilis Notulen FOMC Juni

750
0

Notulen Rapat FOMC yang akan dilaunching Kamis (06/Jul) awal hari nanti akan jadi konsentrasi pasar forex. Terkecuali dikarenakan pengaruhnya pada Dolar AS, panduan tentang detil pengurangan neraca keuangan bank sentral AS (The Fed) sebesar 4. 5 triliun dolar AS juga ditunggukan oleh beberapa aktor pasar.

 

Dalam rapat FOMC yang sudah di gelar pada tanggal 13 sampai  14 Juni lalu, The Fed mengambil keputusan untuk kembali menambah suku bunga serta kirim tanda tentang masih tetap terbukanya peluang kenaikan suku bunga sekali lagi sesudahnya dalam tahun ini. Walau Ketua The Fed, Janet Yellen, dalam konferensi pers-nya menyebutkan kalau sistem kenaikan suku bunga sekali lagi akan relatif cepat, tetapi The Fed sendiri tidak mengatakan saatnya dengan presisi.

 

Data ekonomi AS cuma tunjukkan sedikit perubahan mulai sejak rapat The Fed paling akhir. Oleh karenanya, dari keterangan Bloomberg, notulen rapat The Fed malam kelak peluang akan tawarkan kilasan info yang lebih terbaru, berbentuk pandangan beberapa petinggi The Fed tentang keadaan ekonomi AS sebagai pertimbangan mereka dalam memastikan kebijakan.

 

” Segi yang lebih menarik pada notulen rapat The Fed 13-14 Juni yaitu apa yang akan mereka ungkapkan tentang neraca keuangan, terutama, panduan lebih detil tentang kerangka saatnya, ” kata Stephen Stanley, Kepala Ekonom Amherst Pierpoint Securities New York, yang diambil oleh Bloomberg.

 

Dolar AS Stabil Mendekati Minutes FOMC, Euro Jeblok Dikarenakan Pernyataan Coeure ECB

 

Bersamaan dari penantian yang akan dirilis notulen FOMC, Dolar AS masih terpantau stabil sore hari ini 05/Juli/2017. Diluar itu, keinginan pada mata uang AS itu juga masih tetap tertahan oleh eskalasi kemelut geopolitik yang diakibatkan oleh pernyataan Korea Utara tentang eksperimen misil. USD/JPY diperjualbelikan di angka 113.535, telah meninggalkan level rendah yang terbentuk dimuka sesi Asia barusan.

 

Sedang, EUR/USD terlihat baru tertekan pada level 1.1336, sesudah pernah naik 0.15 % ke angka 1.1366. Pada penurunan Euro pada Dolar AS dikarenakan oleh pernyataan salah seseorang petinggi ECB, Benoit Coeure, yang mengatakan kalau Dewan bank sentral itu belum juga mendiskusikan problem perubahan kebijakan moneter. Pernyataan itu dianggap tidak berhasil mengonfirmasi pernyataan Gubernur ECB, Mario Draghi, minggu lalu yang relatif tunjukkan kalau bank sentral yang di pimpinnya sudah siap hadapi tapering stimulus.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses