Beranda Analisa Forex Trader Masih Wait and See pada Kamis Untuk Informasi BOE Rate

Trader Masih Wait and See pada Kamis Untuk Informasi BOE Rate

550
0

Laporan Purchasing Managers’ Index PMI menyaratkan jika perkembangan ekonomi Inggris akan alami kontraksi kuartalan minimal sebesar 7 % untuk dampak dari lockdown yang berjalan semenjak bulan kemarin.

IHS Markit memberikan laporan score PMI untuk bidang layanan jatuh dari 34.5 jadi 13.4 dalam hasil survey bulan April.

Angka itu lebih bagus dibandingkan perkiraan awal yang dibanderol pada 12.3, tapi adalah rekor paling rendah semenjak pendataan data diawali di tahun 1996.

Data PMI untuk bidang manufaktur yang dikeluarkan minggu kemarin, tampilkan keadaan yang sama jeleknya. Mengakibatkan, score PMI Komposit ambruk dari 36.0 jadi 13.8.

Walau sebenarnya data layanan atau manufaktur belum meliputi beberapa peritel yang sangat terpaksa tutup toko semenjak 23 Maret dalam rencana lockdown nasional.

Hasil survey April persisten dengan keadaan dimana perekonomian turun dengan pergerakan kuartalan seputar 7 %.

tapi kami memprediksi pengurangan GDP yang sebenarnya dapat bertambah besar,  papar Team Moore, seorang ekonom IHS Markit.

Laporan PMI Layanan memperlihatkan peningkatan tipis dalam harapan usaha dari 47.9 jadi 53.2.

Ini mengisyaratkan jika perusahaan-perusahaan mengharap akan mulai dapat bekerja kembali lagi dengan cara normal pada musim panas.

Namun, pemerintah Inggris sampai sekarang belum memberitahukan kapan mereka akan memulai melapangkan lockdown.

Belakangan ini, PM Boris Johnson cuma mewacanakan peluang beberapa siswa dapat kembali pada sekolah per 1 Juni.

Aktor pasar selalu mengawasi informasi pemerintah berkaitan permasalahan ini untuk menghitung berapa besar kontraksi ekonomi nantinya.

Disamping itu, informasi kebijaksanaan bank sentra Inggris BoE di hari Kamis pasti akan mengundang perhatian banyak faksi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses