Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental The Fed Kawatir Alami Resesi Ekonomi Yang Selanjutnya

The Fed Kawatir Alami Resesi Ekonomi Yang Selanjutnya

725
0

Kondisi inflasi yang masih tetap rendah atau dibawah sasaran the Fed buat banyak kelompok ekonom ataupun bekas petinggi the Fed menyangsikan kekuatan bank sentral AS ini mencegah semua bentuk penurunan kemampuan ekonomi di masa yang akan datang.

 

Sekarang ini keadaan ekonomi AS daalam kondisi begitu lebih baik dengan kata lain ‘booming’, namun sebagian petinggi bank sentral AS masih tetap khawatir mengenai bagaimana mereka juga akan merespons resesi selanjutnya yang dapat datang setiap saat di masa mendatang.

 

Kita mengambil contoh pada saat krisis keuangan 2008-2009, keadaan suku bunga the Fed waktu itu di level 5, 25%, yang kemarin perkembangan ekonomi jatuh, inflasi bertambah tajam tetapi yang kemarin jatuh tajam juga, hingga ketua the Fed waktu itu, Ben Bernanke sangat terpaksa turunkan suku bunganya dengan bertahap jadi 0, 25%.

 

Summers serta Ben Bernanke juga memiliki pendapat kalau baiknya the Fed selekasnya melakukan perbaikan keadaan inflasinya, dimana dapat memakai kebijakan fiskal yang baru yakni pemotongan pajak yang makin lama terlihat dapat melakukan perbaikan upah karyawan AS di bulan kemarin.

 

Bekas Menteri Keuangan AS Lawrence Summers menyebutkan kalau keadaan ekonomi AS satu waktu dapat jatuh seperti 2008-2009, tetapi daya penolong the Fed sekarang ini begitu rawan karena suku bunga masih tetap rendah hingga bila resesi keluar jadi the Fed mesti mengaplikasikan suku bunga negatif serta keluarkan paket pertolongan ekonomi sekali lagi.

 

Selama ini yang memang the Fed masih tetap belum juga temukan formula yang pas untuk tingkatkan inflasi itu hingga keadaan investasi serta gerakan mata uangnya juga belum juga berikan deskripsi positif pada kemampuan ekonomi yang bagus serta berkepanjangan hingga banyak pihak masih tetap cuma mengira kalau suku bunga the Fed dapat naik 3 atau 4 kali sekali lagi di tahun ini.

 

Bernanke juga memberikan kalau the Fed mesti cepat membuat komite spesial yang mengatasi bagaimana caranya supaya tingkat inflasi AS dapat cepat bertambah atau selekasnya menjangkau sasaran 2%. Atau bila butuh mesti turunkan sasaran inflasinya apabila yang memang belum juga dapat mencari jalan keluarnya.

 

Pasaf sebenarnya juga masih tetap bingung pada masa depan Jerome Powell yang hingga sekarang ini belum juga ditetapkan Kongres apakah sepakat atau tidak jadi pengganti Janet Yellen, hingga taktik kerja the Fed ke depan juga masih tetap belum juga terang perubahannya. Masa pekerjaan Yellen mesti selesai akhir bulan ini.

 

Sebagian petinggi the Fed seperti John Williams, Loretta Mester serta Eric Rosengreen juga selalu lakukan usaha keluarkan gagasannya supaya pasar sedikit tenang. Sejumlah pejabat itu juga berupaya menyakinkan pasar kalau reformasi fiskal bisa diakui dapat tingkatkan inflasi AS secara cepat dengan catatan prasyarat intinya yakni melindungi bidang tenaga kerja AS yang memang mesti tetaplah ketat atau tingkat penganggurannya terbangun di level 4%.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses