Memasuki sesi perdagangan pasar forex Rabu 19/02/2020 masih terlihat pasar melakukan hunting pada kurs major setelah menurun parah akibat kekuatan safe haven dolar AS.
Yen Jepang yang tidak berhasil gagal mendapat keuntungan berdasarkan sentimen perdagangan safe haven pasca informasi pesimis Apple Inc.
Apple menyatakan peringatan tentang turunnya laba penyang jugalan pada tengah situasi di China yang mengganggu produksi perusahaan dan memaksanya buat menutup beberapa toko. Akibanya pasar saham dunia anjlok karena minat spekulatif yang akan menuju safe haven.
Indeks dolar bergerak naik ke posisi tertinggi dari sejak bulan Oktober 2019 selesainya laporan dari Federal Reserve Bank of New York menampakan pertumbuhan pada kegiatan manufaktur New York alami akselerasi kuat di bulan Februari.
Indeks kondisi bisnis umum naik menjadi 12,9 dalam Februari dari 4,8 pada Januari. Masih terlihat indeks dolar naik 0,45% sesuai keterangan penutupan sebelumnya.
Kurs euro pada pair EUR/USD berada meraih posisi terendah dibawah 1,0800 lantaran Survei ZEW Jerman memberitahuakn terkait Sentimen Ekonomi pada Jerman dan Uni Eropa jatuh dalam bulan Februari.
Namun menurunnya poundsterling ditahan oleh rilis laporan ketenagakerjaan Inggris yang dikabarkan semakin membaik, meskipun dari data pertumbuhan upah tidak sesuai dengan harapan berdasarkan asa pasar.
Kanselir Sunak memberikan penjelasan anggaran Inggris akan siap untuk 11 Maret.
Tidak berhasilnya yen Jepang meraih laba banyak dalam perdagangan safe haven akibat laporan ekonomi yang suram yaitu laporan data PDB Jepang yang sedang mengalami kontraksi relatif parah.
Kurs aussie pada pair AUD/USD mendekati zona merah dengan berada di 0,6661 sesudah RBA dovish, yang mengisyaratkan semakin menurunnya suku bunga di tengah maraknya virus corona pada perkembangan ekonomi Cina.
Berikut beberapa katalis penggerak pasar yang perlu diperhatikan bagi para trader forex:
- Bursa saham Amerika dalam perdagangan hari ini ditutup mixed dengan sebagian terbesar indeks alami menurunnya sehingga indeks SdanP500 berjangka negatif. Demikian juga imbal hasil obligasi AS mengalami penurunan dibawah posisi 1,6%.
- Inggris membuka diri menguntukkan lebar buat kerjasama ekonomi dan bisnis menguntukkan China.
- Untuk liputan ekonomi yang krusial hanya dari Australia terkait keterangan Wage Price Index q/q dan sesuai keterangan Inggris buat laporan data CPI bulanan yang diperkirakan






