Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Sterling Konstan Walau Pengangguran Inggris Menyusut

Sterling Konstan Walau Pengangguran Inggris Menyusut

759
0

Pasangan GBP/USD berkonsolidasi di seputar posisi 1.3280, masih dalam  pergerakannya semenjak akhir minggu kemarin. Volatilitas Sterling pun relatif rendah pada Euro serta Yen, walau tingkat pengangguran Inggris yang sedang mengalami penurunan ke posisi paling rendah dalam 44 tahun paling akhir.

 

Sesuai keterangan UK Office for National Statistics, laporan Claimant Count Change untuk bulan Februari diberitakan bertambah dari 15.7k jadi 27.0k, tambah lebih besar daripada perkiraan awal pada 13.1k.

 

Akan tetapi, tingkat pengangguran Inggris menyusut dari 4.0 % jadi 3.9 % untuk periode Januari 2018, mengungguli harapan awal.

 

Data Average Earnings Index pun bertambah cepat setinggi 3.4 % dalam periode itu, melebihi harapan yang dibanderol pada 3.2 % sekaligus juga lengkapi penambahan positif tiga bulan berturut-turut.

 

Tingkat pengangguran sudah sampai rekor terunggul baru. Selain itu, pembagian orang yang tidak kerja serta tidak tengah mencari pekerjaan, ada pada posisi paling kecil baru, kata Matt Hughes, ahli statistik senior ONS.

 

Sekilas, data-data itu memberikan indikasi sehatnya keadaan ekonomi Inggris dan memberi dukungan kenaikan suku bunga oleh bank sentralnya Bank of England/BoE.

 

Akan tetapi, BoE sudah berkali-kali menyatakan jika mereka akan tidak mengubah kebijaksanaan, sebelum Inggris tinggalkan Uni Eropa dengan sah.

 

Dalam rapat kebijaksanaan BoE yang akan diselenggarakan hari Kamis depan, BoE diprediksikan akan membiarkan suku bunga masih 0.75 %, hingga data-data ekonomi ini tidak punya pengaruh berarti.

 

Di lain sisi, gagasan Inggris untuk berpisah dengan Uni Eropa masih tetap larut dalam ketidakpastian. Berita paling baru mengatakan jika Ketua House of Commons, John Bercow, melarang PM Theresa May mengadakan voting parlemen atas draft persetujuan Brexit yang sama untuk ke-3 kalinya.

 

Pengakuan itu melemparkan PM May ke jurang ketidakpastian baru, sebab pihak Uni Eropa juga mengatakan malas maju ke meja perundingan untuk mengulas draft persetujuan yang itu-itu saja.

 

Ke depan, aktor pasar akan memonitor pertemuan beberapa pemimpin beberapa negara anggota Uni Eropa yang akan diawali di hari Kamis.

 

PM Theresa May akan turut menghadirinya, serta konsesi apa pun yang sukses didapat pada moment itu dapat memberi keinginan baru ataupun memupuskan keinginan pasar berkaitan Brexit.

 

Diluar itu, agenda rapat kebijaksanaan BoE bisa saja akan dilihat untuk tahu outlook ekonomi terbaru, walau diprediksikan mereka akan tidak mengubah kebijaksanaan moneter dalam tempo dekat.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses