Menyusul statement FOMC yang dinilai dovish, USD kembali melemah pada semuanya mata uang paling utama terkecuali versus CHF karena pernyataan ketua SNB kalau CHF sudah overvalued. Selain menjaga suku bunga referensi pada level 1.00% sampai 1.25%, FOMC juga mengatakan tingkat inflasi yang masih tetap di bawah sasaran 2.0%, serta juga akan menormalisasi neraca The Fed kurun waktu dekat, tidak ‘dalam tahun ini’ seperti pada saat statement bulan Juni.
Tak ada yang baru dari statement itu, terlebih tentang isyarat peluang kenaikan suku bunga hingga aktor pasar memprediksi The Fed hadapi dilema dalam memastikan ide kenaikan suku bunga. Sesudah statement itu, kenaikan suku bunga pastinya juga akan tergantung dari hasil launching data mendasar selanjutnya, salah satunya adalah Non Farm Payrolls NFP bulan Juli yang juga akan dilaunching Jum’at yang akan datang, selain data ISM Manufacturing serta Non Manufacturing yang akan turut memengaruhi gerakan USD dalam minggu ini.
Minggu ini akan di gelar meeting BoE serta RBA. Pada meeting BoE hari Kamis kelak yang umum dimaksud dengan ‘Super Thursday’, selain pengumuman suku bunga BoE akan merilis laporan inflasi, notulen meeting dan konperensi pers gubernur BoE tentang laporan inflasi.
Tidak seperti yang diprediksikan pengamat serta analis, satu tahun saat Brexit nyatanya perekonomian Inggris sudah alami recovery serta inflasi tahunan melonjak sampai 2.9% bulan Mei lalu hingga sebagian anggota MPC pilih pilihan untuk kenaikan suku bunga. Akan tetapi analis memprediksi untuk bulan Agustus suku bunga masih tetap juga akan bertahan di level 0.25%, dengan peluang statement yang hawkish.
Sesaat untuk suku bunga RBA, diprediksikan juga masih tetap dipertahankan pada level 1.50% sesudah gubernur Philip Lowe menyebutkan ketidak-puasannya atas nilai ganti AUD yang menguat tajam dalam waktu dua bulan paling akhir sampai menyentuh level 0.8 per USD, dan tingkat inflasi yang relatif masih tetap rendah.
Data mendasar perlu yang lain yaitu Flash Estimate CPI serta GDP Eurozone, Manufacturing serta Service PMI Inggris, Retail Sales Australia, tenaga kerja di Canada serta Selandia Baru, statement dan kebijakan moneter RBA, Manufacturing PMI China, perdagangan Canada serta Australia serta Jobless Claims AS.






