Dolar AS cukup sempurna di sesi perdagangan Asia Jumat 16/6/2017 pagi hari ini, pada mata uang-mata uang mayor. Data ekonomi AS yang dilaunching tadi malam cukup gemilang, hingga kembali memberikan keyakinan investor kalau The Fed masih tetap dapat menggerakkan kebijakan moneternya sesuai sama gagasan.
Indeks Dolar, yang mengukur kemampuan Greenback pada mata uang-mata uang mayor yang lain, jadi bertambah 0.1 % ke angka 97.474. Sepanjang satu pekan ini, indeks Dolar telah naik 0.6 %.
Malam tadi, Departemen Ketenagakerjaan AS memberikan laporan kalau data Klaim Pengangguran AS alami penurunan sejumlah 8, 000 jadi 237, 000 sampai tanggal 10 Juni. Selain itu, indeks Keadaan Usaha serta New York serta Philadelphia juga mencatatkan hasil yang tambah baik dari pada ekspektasi beberapa ekonom.
Pagi hari ini, masih tetap terbawa akibat dari laporan itu, USD/JPY selalu mendulang kenaikan, dengan diperjualbelikan di angka 111.168, dari mulanya di tempat 111.11. Dalam minggu ini, USD/JPY telah nyaris mengumpulkan pencapaian sejumlah 1 %. Siang hari ini, Bank Sentral Jepang bakal menginformasikan kebijakan moneternya yang diekspektasi luas akan tidak alami perubahan. Disamping itu, EUR/USD terlihat flat di kisaran 1.1147, jauh dibawah level tinggi tujuh bulan di angka 1. 1296 yang terwujud kemarin. Dalam satu pekan ini, EUR/USD telah alami penurunan sejumlah 0.6 %.
Pounds Sterling merangkak naik 0.1 % pada Dolar AS, di mana GBP/USD diperjualbelikan di angka 1.2777 pagi hari ini. Pair itu selalu terangkat di sesi perdagangan sebelumnya, dikarenakan tiga orang anggota rapat MPC BoE mengagetkan pasar finansial dengan menyuarakan support untuk kenaikan suku bunga Inggris kurun waktu dekat. BoE tidak merubah kebijakan moneternya bulan Juni 2017 ini. Walau sekian, minggu ini GBP/USD telah alami penurunan 1.4 %.
” Dolar AS saat ini telah mulai dapat menangani shock-nya karena data CPI AS, ” kata Masafumi Yamamoto, Kepala Paka Taktik di Mizuho Securities Tokyo yang diwawancarai oleh Reuters. ” Serta akan semakin susah untuk tingkatkan short Dolar, ” imbuhnya.






