Harga emas telah naik tipis dalam sesi perdagangan yang cukup fluktuatif karena meningkatnya sejumlah kekhawatiran akan tingkat inflasi guna membantu meredam tekanan dari mata uang dolar yang lebih kuat dan juga imbal hasil Treasury Amerika Serikat yang lebih tinggi setelah data pekerjaan AS secara mengejutkan optimis.
Harga untuk Spot gold juga naik sebesar 0,2% pada $1,807,69 per ounce, setelah berhasil mencapai titik tertinggi dalam satu minggu terakhir di awal sesi. Bullion juga naik sebesar 0,9% sejauh minggu ini.
“Kami pastinya akan terus berusaha melihat sejumlah tekanan tingkat inflasi guna membangun dalam sektor perekonomian. Akibatnya, ekspektasi pihak Federal Reserve akan mencoba mengambil tindakan untuk berusaha melawannya,” kata David Meger, seorang direktur perdagangan logam di High Ridge Futures. “Tetapi , hal ini pasti akan menciptakan dorongan tarik yang bisa kita lihat di pasar komoditas emas telah didukung oleh banyak tekanan inflasi tersebut.”
Lonjakan yang tak terduga dalam pertumbuhan pekerjaan AS pada bulan Januari menambah kekhawatiran seputar tingkt inflasi dan membebani sentimen akan adanya risiko di kalangan seluruh investor.
Pengaruh data pekerjaan AS terhadap emas
Data menunjukkan nonfarm payrolls Amerika Serikat meningkat sebesar 467.000 pekerjaan pada bulan lalu. Sementara itu, untuk benchmark imbal hasil tenor 10-tahun mencapai level paling tertinggi dalam lebih dari dua tahun setelah data pekerjaan dari AS yang optimis mendukung kasus kenaikan tingkat suku bunga oleh pihak The Fed.
Mata uang Dolar yang naik dan membuat emas batangan cukup mahal bagi pembeli dari luar negeri. Harga emas telah mundur sejak berhasil mencapai level tertinggi dalam 1-1/12 bulan terakhir pada akhir Januari setelah pihak Fed mengisyaratkan tentang tingkat kenaikan suku bunga pada bulan Maret nanti.
Di sisi teknis, “level harga $ 1.800 adalah kunci untuk komoditas emas dan apabila jika emas dapat terus berada di atas dan di area sekitarnya, itu akan menjadi sangat positif untuk emas,” ungkap Edward Moya, seorang analis pasar senior di broker OANDA.
Jadi kesimpulan untuk harga emas antara lain, telah naik tipis dalam sesi perdagangan yang cukup fluktuatif dikarenakan meningkatnya jumlah kekhawatiran inflasi guna meredam tekanan dolar dan imbal hasil Treasury AS. Selanjutnya lonjakan tak terduga dalam pertumbuhan pekerjaan AS membebani sentimen resiko, serta kunci utama emas adalah selalu berada di atas area $1.800






