
RUU Uighur yang disahkan di DPR AS mewajibkan Presiden AS untuk mengutuk pelanggaran pada muslim serta mengatakan penutupan kamp-kamp penahanan masal di Xinjiang.
Beleid ini mengatakan Trump untuk menjatuhkan sangsi kali pertamanya pada anggota politbiro kuat China, Sekretaris Partai Kominis Xinjiang, Chen Quanguo.
Beijing menyebutkan RUU itu jadi serangan jahat pada China serta tuntut AS supaya tidak mengesahkannya jadi UU serta menjelaskan akan melakukan tindakan untuk bela keperluannya seperti dibutuhkan.
RUU Uighur harus di setujui oleh senat yang dikendalikan Partai Republik sebelum dikirim ke Trump. Gedung Putih belum keluarkan pengakuan apa Trump akan tanda-tangani atau memveto RUU itu.
Dixal Raxit, jubir World Uyghur Congress dalam satu pengakuan menjelaskan, RUU DPR AS adalah aksi penting yang melawan tekanan China pada penganiayaan ekstrim serta jika organisasi itu menunggu Trump tanda-tangani jadi UU.
Dengan set baru biaya AS untuk beberapa barang China yang direncanakan akan berlaku dalam tempo kurang dari dua minggu, peluang masalah lain ada.
Satu diantara sumber, satu orang petinggi pemerintah China yang menampik disebutkan namanya menjelaskan, kemungkinan butuh waktu lama buat AS serta China untuk sampai persetujuan bila mereka tidak bisa temukan langkah untuk sampai persetujuan.
Negosiator ke-2 negara terus kerja mengulas persetujuan perdagangan babak satu, tapi beberapa sumber yang akrab dengan permasalahan ini menjelaskan China serta AS masih berdebat tentang perincian terhitung apa biaya AS yang ada di beberapa barang China akan dihapus serta berapakah banyak produk pertanian AS yang akan dibeli China.
Menteri Perdagangan AS Wibur Ross menjelaskan jika negosiasi perdagangan tingkat staf dengan China terus bersambung tapi tidak ada agenda perundingan perdagangan tingkat tinggi. Biaya untuk beberapa barang import China akan diresmikan pada 15 Desember bila tidak ada perkembangan relevan dalam perundingan dagang.
Petinggi China yang lain, mengingatkan jika aplikasi putaran baru biaya AS yang direncanakan 15 Desember akan ditanggulangi oleh China dengan biaya balasan, satu hasil yang menurut petinggi itu akan mengganggu negosiasi yang sedang berjalan.
RUU Uighur yang disahkan di DPR AS mewajibkan Presiden AS untuk mengutuk pelanggaran pada muslim serta mengatakan penutupan kamp-kamp penahanan masal di Xinjiang.





