Beranda Analisa Forex RBNZ Pangkas Suku Bunga Dan BOE Cut Rate Masih Berjuang

RBNZ Pangkas Suku Bunga Dan BOE Cut Rate Masih Berjuang

524
0

Dalam kedap kebijakan, RBNZ menetapkan buat mengurangi suku bunga sebesar 75 basis poin ke posisi 0.25 %.

Kebijakan itu dirilis hanya 2 jam sebelum Federal Reserve merilis pengurangan bunga sebesar 100 basis poin ke posisi 0.00-0.25 %.

Menanggapi dua perubahan terkait kebijakan darurat Cerita yang luar biasa adalah bila RBA tidak hanya akan melakukan pemangkasan suku bunga dalam hari Kamis, tetapi mereka juga mengumumkan acara pembelian obligasi, tegas Pepper.

Untuk kondisi saat ini, RBNZ masih berkelit berdasarkan pertanyaan mengenai Quantitative Easing QE seperti tindakan pembelian obligasi itu.

Namun, Pepper mengklaim RBNZ kemungkinan akan mengamati QE pada pernyataan moneter berikutnya yang dijadwalkan dalam 13 Mei mendatang.

Hingga waktu ini, New Zealand hanya mempunyai delapan kasus infeksi virus Corona yang terkonfirmasi. Tak ada korban meninggal.

Hal ini Salah satu angka paling rendah berbagai negara-negara sebagai mata uang utama. Namun, pihak New Zealand telah memberlakukan kebijakan yang mana para pendatang wajib mengkarantina selama 14 hari sesudah kedatangan, serta melarang perkumpulan lebih berdasarkan 500 orang.

Inggris: BOE Cut Rate Berjuang Hadapi Epidemi Corona

Inggris menajdi salah satu destinasi investasi atraktif selama masa ekonomi stabil, karena London merupakan pusat keuangan tertua global.

Akan namun, hal ini jua membuatnya rentan kepada tindakan likuidasi dana investor pada saat krisis keuangan seperti sekarang.

Meski lebih andal daripada comdoll, Pound yang juga termasuk mata uang yang riskan terdampak sang tindakan risk-off.

Di sisi lain, BoE diduga akan mengurangi suku bunga lagi dan akan meluncurkan paket Quantitative Easing, lantaran baru mengurangi suku bunga sebanyak 50 basis poin saja.

Posisi suku bunga untuk saat ini dalam posisi 0.25 % terhitung tinggi dibadingkan bank-bank sentral berasal mata uang utama yang lain.

Oleh karena itu, aktor pasar mulai mengantisipasi yang akan dilakukan BoE mengumumkan pengurangan suku bunga secara darurat lagi, sebelum rapat terjadwal dalam tanggal 26 Maret yang akan datang.

Hingga saat ini, Inggris masih membukukan salah satu angka penderita infeksi virus Corona paling rendah per kapita.

Akan namun, pertumbuhan perkara baru semakin tinggi pesat belakangan ini. Inggris sudah membukukan 1391 kasus virus Corona, dengan 35 korban meninggal dan baru 20 orang membaik.

Pemerintah Inggris sudah mengucurkan anggaran sebanyak 30 Miliar Pound secara spesifik buat menanggulangi efek endemi ini terhadap perekonomian, sebagaoi langkah stimulus fiskal masif pada sejumlah negara-negara maju.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses