Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pounds Tertekan Berita Brexit dan PMI

Pounds Tertekan Berita Brexit dan PMI

848
0

Dalam perdagangan hari ini Rentetan laporan ekonomi yang sangat mengkhawatirkan sejak dari hari kemarin, menyebabkan Poundsterling terjatuh dua hari berturut-turut terhadap Dolar AS.

 

Ditambah lagi, pemerintah Inggris serta Uni Eropa belum melaunching berita baik berkaitan negosiasi Brexit. Pasangan GBP/USD sudah tergelincir dekat posisi paling rendah selama sebulan pada rata-rata 1.2973, mendekati akhir sesi dalam perdagangan Eropa 3 Oktober.

 

Akan tetapi, pasangan GBP/JPY dapat bergerak 0.12 % ke 147.67, serta Pounds juga sukses bertahan menantang serangan pasangan Euro dengan pasangan EUR/GBP condong flat.

 

Purchasing Managers’ Index bidang Konstruksi Inggris untuk bulan September, di hari Selasa dilaporkan semakin menurun dari 52.9 ke 52.1, tambah lebih jelek dari harapan awal yang dibanderol pada 52.8. Hari Rabu ini, PMI bidang jasa yang anjlok dari 54.3 ke 53.9. Walau sebenarnya, pelaku pasar cuma menghadapi penurunan sampai 54.2 saja.

 

Tidak hanya data-data itu, pelaku pasar juga menyoroti perubahan paling baru dari pertemuan partai Konservatif yang berjalan selama minggu ini.

 

Permasalahannya, Perdana Menteri Theresa May dapat menjadi akan melemparkan pengakuan kontroversial yang menghebohkan, atau pihak oposisinya yang lagi menggalang support untuk menghambat gagasan Brexit sang PM.

 

Andreas Steno Larsen, mereferensikan supaya “sell” Pound lawan Euro mendekati pertemuan itu. Tuturnya, Sekarang kami akan memutus untuk mengambil untung pada taruhan tempat short pasangan EUR/GBP.

 

Kembalinya menjadi posisi yang panjang pasangan EUR/GBP sebelum jadwal pidato Theresa May pada pertemuan partai Konservatif minggu ini.

 

Sesuai keterangan Larsen, dalam 2 tahun paling akhir, pasangan EUR/GBP berjalan nik secara cepat di hari waktu Theresa May memberi pidatonya dalam pertemuan partai Konservatif.

 

Kami bertaruh jika tahun ini bakal jadi itu juga, sebab Theresa May miliki argumen untuk terdengar hawkish masalah Brexit dalam pertemuan ini supaya bisa mengumpulkan support internal.

 

Selain itu, investor serta trader juga tengah menanti launching beberapa laporan ekonomi dari AS yang bisa berefek besar. Salah satunya data PMI bidang Manufaktur vs ISM serta ADP Non-farm Employment Change yang akan launching ini hari.

 

Kedua-duanya sering dipandang seperti tanda pendahuluan buat data Non-farm Payroll yang akan launching AS di hari Jumat serta umumnya menyebabkan konflik lumayan besar pada mata uang pesaingnya, termasuk juga pasangan EUR/USD.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses