Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Pound Tergelincir Dolar Tertekan Dovish Fed

Pound Tergelincir Dolar Tertekan Dovish Fed

691
0

Dolar AS Tergelincir pada beberapa mata uang penting di hari Rabu, sesudah Federal Reserve menjaga suku bunga AS konstan serta beberapa pembuat kebijaksanaannya turunkan prediksi untuk kenaikan suku bunga selanjutnya tahun ini waktu bank sentra itu menandai perlambatan ekonomi yang diprediksikan akan berlangsung.

 

The Fed pun memprediksi kenaikan cost utang cuma satu kali lagi s/d tahun 2021, serta tak akan menghadapi pentingnya mengawasi ekonomi dari inflasi dengan kebijaksanaan moneter yang ketat.

 

DXY , yang mengukur Dolar AS pada enam mata uang pesainganya, bergerak ke zona merah di level 0,6 % di 95,806, paling rendah dari sejak 4 Februari.

 

Pada yen, dolar AS melemah 0,6 %, penurunan harian yang paling buruk kurang lebih dari 2 bulan. Dolar AS ada dibawah desakan pada sebagian besar mata uang di semua dunia, tegas  Chuck Tomes.

 

Keseluruhannya The Fed menguatkan pandangan dovishnya sebab tidak ada pergerakan semakin kuat suku bunga dalam tahun ini serta cuma satu kenaikan suku bunga untuk tahun 2020, lebih dovish dibanding yang prediksikan awal mulanya.

 

Sesudah rapat kebijaksanaan dua hari yang tunjukkan perubahan sikap ke postur yang kurang agresif, The Fed pun menjelaskan akan perlambat pengurangan untuk per bulannya terkait kepemilikan obligasi Treasury sebesar $30 miliar jadi $15 miliar mulai Mei.

 

Bukti jika mereka sudah menginformasikan penyusutan neraca selesai, menurut saya cukuplah dovish pun, kata Gennadiy Goldberg, ahli pakar taktik suku bunga di TD Securities.

 

Sejumlah pelaku pasar AS bertaruh dengan spekulasi jika The Fed akan memotong cost hutang memasuki awal tahun 2020, perjanjian kontrak fed funds untuk pengiriman Januari 2020 menunjukkan beberapa pedagang lihat kesempatan menurunya suku bunga sebesar 48 % pada pertemuan kebijaksanaan The Fed tahun 2020.

 

Akan tetapi dolar AS kuat pada pound sterling sebab beberapa investor masih siaga pada prospek mata uang Inggris pada saat Theresa May minta penundaan singkat Brexit sesudah kegagalannya untuk memperoleh pengesahan atas perancangan persetujuan Brexit.

 

Pasar sejumlah besar sudah buang kesempatan Brexit yang tidak ada persetujuan no-deal Brexit tapi ketidakpastian mengenai bagaimana serta kapan Inggris akan tinggalkan Uni Eropa sudah batasi pergerakan naik pound sterling

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses