Dolar Australia melejit sampai hampir 0.4 % ke rata-rata 0.6920-an pada Dolar AS dalam perdagangan ini hari 1/11, cetak rekor paling baik semenjak tanggal 29 Juli 2019.
Bermacam unsur menggerakkan reli Aussie kesempatan ini, terhitung perbaikan bidang manufaktur China serta krisis yang menempa bidang manufaktur AS.
Beberapa faktor yang juga sama menggerakkan Dolar Kiwi kuat lebih dari 0.5 % ke rata-rata 0.6448 versi Greenback.
Pada session Asia, Caixin menginformasikan jika hasil survey Purchasing Managers’ Index untuk bidang manufaktur China sampai rekor paling tinggi dalam 20 bulan paling akhir.
Indeks itu naik dari 51.4 jadi 51.7 pada bulan Oktober. Ini adalah penambahan empat bulan berturut-turut, sekaligus juga menangkis harapan beberapa ekonom yang awalnya memprediksi berlangsung perlambatan ke 51.0.
Kenaikan PMI Manufaktur Caixin didongkrak oleh perkembangan pesanan baru paling cepat semenjak Januari 2013, di dukung oleh penambahan keinginan export.
Kepercayaan di golongan beberapa pelaku bisnis yang disurvei tentang outlook ekonomi 12 bulan ke depan bertambah ke tempat paling baik semenjak bulan April.
Meskipun begitu, laporan Caixin mewanti-wanti masalah sentimen yang masih condong lemah dibanding data historis.
Ini adalah berita yang benar-benar baik ditengah-tengah kecemasan pasar tentang lanjutan negosiasi dagang AS-China.
China adalah partner dagang penting Australia, hingga keadaan ekonomi negeri Panda dipandang berefek besar buat outlook ekonomi negeri Kanguru juga.
Selain itu, data PMI Manufaktur AS yang diterbitkan ISM pada session New York malah terhitung sangat suram. Instansi analisa ISM menginformasikan jika bidang masih alami krisis serta tidak berhasil penuhi perkiraan pasar.
Score hasil survey PMI Manufaktur untuk bulan Oktober naik dari 47.8 jadi 48.3, tapi meleset dari perkiraan yang dibanderol pada 48.9.
Ketimpangan di antara dua data PMI dari ganda negeri adidaya dunia itu menyebabkan akselerasi penguatan AUD/USD serta NZD/USD.
Tetapi, dinamika Dolar Australia serta mata uang negeri jirannya peluang akan dikuasai oleh kabar-kabar sekitar negosiasi dagang AS-China kembali.
Masih ada kesempatan reli lebih jauh, terutamanya jika AS serta China sukses memastikan tempat pertemuan selanjutnya di antara Presiden AS Donald Trump serta Presiden China Xi Jinping untuk gantikan agenda pertemuan dalam arena KTT APEC Chili yang diurungkan.






