Diantaranya langkah pertama waktu akan mulai trading forex adalah pilih broker. Tapi, tahukah Anda bila pola usaha broker forex 2020 itu berbeda?
Ada broker bertipe Dealing Desk DD yang sering disebutkan jadi Broker Bandar Market Maker di Indonesia karena sering disangka kerjakan uji coba atas pergerakan harga.
Setelah itu ada pula broker bertipe Non-Dealing Desk NDD yang dilihat bukan bandar. Karena ada beberapa kesan negatif pada broker DD, karenanya banyak trader mencari broker NDD.
Di sisi lain, broker NDD itu sebenarnya ada dua type, yaitu broker yang menggunakan pola ECN Electronic Communication Network dan STP Straight Through Processing.
Walau sama-sama bukan bandar, tetapi teknis eksekusi trading tidak sama. Berikut ini perincian sedetailnya.
Broker STP

Broker yang menggunakan teknologi STP akan menyalurkan semua order trader ke pemasok likuiditas Liquidity Provider yang melakukan tindakan jadi lawan trader dalam setiap order yang dikerjakan.
Rate Bid/Ask turuti ketentuan pemasok likuiditasnya. Siapakah pemasok likuiditas ini? Pemasok likuiditas bisa Hedge Funds, bank-bank besar, atau dan broker lain yang tempatnya lebih tinggi Prime Brokers.
Perbedaan broker forex ECN Dan STP
Biasanya, broker STP memiliki satu liquidity pool yang diwakili oleh satu atau lebih pemasok likuiditas.
Kelak, pemasok likuiditas yang menawarkan Bid/Ask dengan spread atau rate terbaiklah yang akan mengakhiri order trader, dengan menambahkan mark-up spread kecil yang digunakan oleh broker jadi biaya service.
Dalam kata lain, bisa disebut bila broker STP lemparkan order trader pada pihak lain. Bila pemasok likuiditas broker itu benar-benar bonafid, berarti trader dapat nikmati akses pasar dengan langsung Direct Market Access/DMA tanpa intervensi broker.
Tapi, ada pula broker mengaku STP, tetapi menyalurkan order trader pada perusahaan lain yang masih satu grup dengannya.
Walaupun sebetulnya oleh karena itu, berarti broker itu ialah broker bandar yang berkedok NDD.
Broker ECN

Basis trading broker ECN terhubung langsung dengan elektronik dengan jaringan bank-bank internasional dan pemasok likuiditas lainnya.
Dengan demikian, jika trader mendaftar ke satu broker ECN, bermakna ia benar-benar kerjakan perdagangan di pasar mata uang dunia yang sebetulnya.
Pada basis trading, trader bisa lihat Depth of Market DoM yang menunjukkan harga dan volume Bid/Ask yang berjalan di pasar dengan real-time.
ECN versi STP broker
Broker ECN umumnya terhubung dengan beberapa pemasok likuiditas dengan langsung. Setiap order dikerjakan sesuai dengan ketentuan pemasok likuiditas, baik dari bagian ukuran volume trading lot sampai spread. Broker ECN tidak bisa gunakan markup atas spread.
Oleh karenanya, broker ECN biasanya putuskan spread sangat ketat, dan sampai serendah 0 pip. Bikin Anda beberapa trader pengguna teknik Scalping, karena itu cocok dengan broker ECN karena bukti ini.
Jika jangan markup spread, lalu darimanakah broker ECN memperoleh keuntungan dan balas service?
Keuntungan broker ECN didapatkan dari biaya komisi Commission Fee yang dibayar oleh trader untuk setiap lot yang telah ditradingkan.






