Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Persaingan Antara Boris Johnson Dan Theresa May Semakin Memanas

Persaingan Antara Boris Johnson Dan Theresa May Semakin Memanas

653
0

Kompetisi untuk menukar tempat Theresa May jadi pemimpin Partai Konservatif yang berkuasa serta jadi perdana mentri Inggris masuk babak baru.

 

Tiga dari 10 calon yang berkompetisi dalam kontes kepemimpinan itu tersisih sesudah tidak berhasil memperoleh suport yang dibutuhkan dari paling tidak 17 rekanan mereka dalam pengambilan suara tertutup.

 

Mereka ialah Andrea Leadsom, Esther McVey, serta Mark Harper. Calon favorit untuk memenangi seleksi itu, Boris Johnson, mendapatkan 114 suara. Kompetitor terdekatnya, Jeremy Hunt, mencapai 43 suara. Menteri Lingkungan Michael Gove merampas 37 suara.

 

Proses eliminasi akan bersambung sampai cuma ada dua calon yang masih ada, setelah itu keanggotaan Partai Konservatif yang lebih luas akan pilih satu calon jadi pemimpin partai serta perdana mentri.

 

Putaran suara selanjutnya berjalan pada Selasa, 18 Juni. Sang calon akan memerlukan paling tidak 33 suara untuk lanjut ke putaran selanjutnya. Pemenangnya diperkirakan akan dipublikasikan pada 22 Juli. Brexit sudah menguasai perbincangan mendekati pengambilan suara pertama itu.

 

Anggota partai serta warga luas ingin tahu apa perdana mentri selanjutnya semakin lebih baik dibandingkan Theresa May dalam menjadikan satu Parlemen yang terdiri pada persetujuan Brexit yang sudah tidak diterima 3 kali. Uni Eropa UE juga menjelaskan tidak membicarakan kembali persetujuan itu.

 

Inggris semestinya tinggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober serta tanpa ada persetujuan yang disetujui oleh Parlemen, prospek peluang keluar tanpa ada persetujuan no-deal Brexit sudah kembali pada permukaan.

 

Boris Johnson, bekas menteri luar negeri serta walikota London, mengawali kampanye kepemimpinannya pada Rabu. Dia menjelaskan dianya memburu no deal Brexit tapi menjelaskan dia bertanggungjawab untuk menyiapkan Inggris hadapi hal tersebut jika sangat terpaksa berlangsung.

 

Ia menjelaskan penangguhan Brexit akan bermakna kekalahan. Tidak hanya Boris Johnson, Menteri Dalam Negeri Sajid Javid, Menteri Luar Negeri sekarang ini Jeremy Hunt, Sekretaris Lingkungan Michael Gove, serta bekas Menteri Brexit Dominic Raab direncanakan akan lolos dalam pengambilan suara ke-2.

 

Kompetisi kepemimpinan itu berlangsung sesudah May mengundurkan diri dari kepemimpinan partai ditengah-tengah kericuhan atas Brexit serta ketakmampuannya untuk memperoleh sebagian besar Parlemen dalam memberi dukungan persetujuan Brexit-nya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses