Bank Sentra Selandia Baru RBNZ di hari Rabu 26/Juni pagi 09:00 WIB menjaga suku bunga referensi di posisi 1.50 %, atau sesuai harapan pasar awalnya.
Mengingat prospek perkembangan ekonomi global yang lebih lemah serta risiko perlambatan perekonomian domestik dengan berkepanjangan, suku bunga yang lebih rendah mungkin dibutuhkan di masa yang akan datang.
Dalam laporannya hari, RBNZ mencatat jika keseluruhannya perkembangan ekonomi domestik sudah melambat dalam satu tahun paling akhir sebab dipacu oleh pelemahan di bidang layanan, harga rumah yang statis serta sentimen usaha yang alami penurunan berimbas langsung pada pengeluaran domestik.
Selain itu prospek ekonomi global yang makin lemah, khususnya sesudah meletusnya perang dagang AS-China tahun kemarin yang berefek pada penambahan risiko perunan kegiatan perdagangan global.
Keadaan perang dagang berefek pada perkembangan ekonomi global yang memaksakan beberapa Bank Sentra di sejumlah negara maju berubah ke sikap dovish.
Kami menginginkan suku bunga rendah serta penambahan berbelanja Pemerintah untuk memberi dukungan perkembangan ekonomi serta lapangan kerja.
Tingkat inflasi direncanakan akan naik ke titik tengah dari sasaran 2 % serta lapangan kerja akan ada dalam keadaan positif dengan berkelanjutan, kata RBNZ dalam satu pernyataan selesai pengumuman suku bunga.






