Beranda Analisa Forex Peraturan Baru BoC, USDCAD Naik

Peraturan Baru BoC, USDCAD Naik

524
0

Pasangan USD/CAD cenderung menguat pada perdagangan pembuka sesi New York hari ini 27/3, menyusul pengumuman mengejutkan berdasarkan BoC BoC mengenai suku bunga dan Quantitative Easing.

Saat kabar ditulis, USD/CAD masih mengambang dalam kisaran 1.4060 meskipun Dolar AS cenderung melemah lawan  mayor lain.

BoC mendadak merilis pengurangan suku bunga sebesar 50 basis poin ke posisi 0.25% yang disebutnya sebagai batas bawah suku bunga pada sebuah rilis tidak terjadwal beberapa jam lalu.

Selain itu, BoC yang juga meluncurkan acara pembelian obligasi pemerintah majemuk tenor menggunakan nilai sebanyak USD5 Miliar.

Program yang disebut Commercial Paper Purchase Program CPPP itu diharapkan pada melonggarkan desakan pendanaan dalam waktu yang pendek untuk perusahaan-perusahaan Canada.

Beberapa langkah ini diambil lantaran BoC mengklaim pasar uang Canada sudah membeku dalam beberapa pekan terakhir.

Walaupun mendadak, tetapi jumlahnya selaras dengan upaya pelonggaran moneter yang telah diambil oleh sejumlah bank sentral lain dalam menanggulangi krisis dampak epidemi virus Corona waktu ini, termasuk BoE dan The Fed, sehingga tidak menimbulkan gejolak terlalu besar.

Respons militan ini sudah semakin diprediksi karena konvoi bank-bank sentral lain pada seluruh global dan tensi pasar keuangan, istilah James Knightley.

Canada sangat terekspos dalam perlambatan dunia karena hampir seper3 kegiatan ekonomi berkaitan dengan perdagangan global, sedangkan anjloknya harga komoditas meningkatkan kasus bagi perekonomian Canada.

Ini menempatkan risiko besar bagi ketenagakerjaan dan investasi, khususnya industri minyak dan gas.

Royce Mendes, seorang ekonom menurut CIBC Capital Markets, yang jugaberpendapat, Masih terdapat ruang buat pembelian Quantitative Easing berkembang lebih besar lagi.

Meski stimulus bank sentral tidak dapat memulihkan perekonomian dengan sendirinya, aksi Bank of Canada akan membantu meringankan sejumlah desakan dan mendukung pemulihan, kapan pun hal itu dimulai.

Harga minyak mentah tipe WTI ketika ini stress dalam rekor terendah multi-tahun dalam posisi USD21 per barel.

Meski sempat bergerak naik tipis beberapa hari lalu, namun posisinya terpuruk lagi akibat terus berlanjutnya perang harga antara Arab Saudi dan Rusia pada tengah pelemahan permintaan minyak global dampak endemi virus Corona.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses