Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Penguatan Poundsterling dan Gagalnya Rate Hike BoE

Penguatan Poundsterling dan Gagalnya Rate Hike BoE

647
0

Poundsterling menguat sedikit pada Dolar AS di session perdagangan Kamis 12Juli sore hari ini, menyusul laporan survey Kredit Conditions yang launching Bank Sentral Inggris BoE.

 

Walau demikian, pada umumnya Poundsterling masih tetap tertekan karena kenaikan suku bunga Rate Hike BoE terganjal oleh ketidakpastian politik Inggris disebabkan Brexit.

 

GBPUSD perdagangan naik dari tempat 1. 3200 menuju 1. 3220 di session Asia sing yang tadi. Masuk session Eropa, pasangan mata uang itu perdagangan melemah ke 1. 3215, menyusul survey Kredit Conditions BoE.

 

Default rate kuartal ke-3 untuk beberapa pemberi utang bank-bank komersial tanpa ada jaminan diprediksikan akan naik lagi.

 

Keinginan atas utang customer diekspektasikan akan naik dalam tiga bulan ke depan. Ada sedikit perkursan yang diekspektasikan dalam suplai serta permintaan utang hipotek dalam tiga bulan ke depan. Kenaikan Rate BoE Terhambat Ketidakpastian Brexit

 

Lepas dari data BoE itu, satu pendukung penguatan Poundsterling sekarang ini ialah kenaikan suku bunga. Sayangnya, harapan kenaikan Rate BoE pada bulan Agustus yang akan datang terancam tidak berhasil saat kemunduran dua menteri Inggris, David Davis serta Boris Johnson.

 

Waktu baru dilantik, Theresa May menyatakan tidak ada kompromi dalam negosiasi dengan Uni Eropa Hard Brexit. Tetapi, disangka karena tertekan oleh mosi tidak yakin yang diperuntukkan kepadanya, May mengambil keputusan untuk merubah pendetegasnnya jadi Soft Brexit. Berikut yang diprotes oleh Boris serta Davis.

 

Menurut penjelasan Bloomberg, penghambat kenaikan rate BoE bulan depan tinggal permasalahan Brexit saja, mengingat ekonomi Inggris telah kembali naik, tertarik berbelanja customer tunjukkan penambahan bersamaan dengan membaiknya cuaca, juga ada demam Piala Dunia.

 

Ketidakpastian Brexit yang sangat merubah keadaan ekonomi Inggris serta lebih berisiko untuk perkembangan, dibanding karenanya ada satu ketetapan yang pasti meskipun mungkin saja tidak sesuai sama keinginan rakyat Inggris.

 

 Bila kericuhan politik sekarang ini beresiko pada negosiasi, jadi saya memprediksi BoE akan yang sangat cemas… Bila BoE hadapi prospek tanpa ada persetujuan, jadi mereka akan kesusahan untuk memastikan aksi pengetatan kebijakan moneter,  tegas Victoria Clarke, ekonom Investec London yang diambil oleh Bloomberg.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses