Emas memiliki peluang bergerak naik dalam periode pendek bila pasar masih mengincar logam mulia yang disebut asset lindung nilai pada peningkatan inflasi.
Tetapi, seharusnya pasar cermati kekuatan naiknya dollar AS dibalik outlook pengetatan peraturan moneter dari Federasi Reserve yang dapat cepat dari prediksi.
Hari ini pasar akan cari katalis dari data ekonomi AS seperti JOLTS Job Openings dan Prelim UoM Consumer Sentiment yang di-launching jam 2200 WIB dan pidato anggota FOMC John Williams jam 010 WIB/Sabtu.
Minyak memiliki peluang mengalami penurunan dalam periode pendek di tengah-tengah sentimen kuatnya dollar AS
Pasar menimbang laporan OPEC yang mengalami penurunankan prediksi keinginan minyak di kwartal ke-4 2021 yang diprediksi rerata keinginan akan sebesar 99.49 juta barel setiap hari.
Mengalami penurunan 330.000 barel setiap hari dari prediksi bulan kemarin karena mahalnya harga.
Seterusnya pada hari ini pasar akan cari katalis dari data kegiatan rig AS yang disampaikan Baker Hughes jam 0100 WIB/Sabtu.
Peluang Trading EUR/USD
EURUSD memiliki peluang mengalami penurunan dalam periode pendek karena outlook naiknya dollar AS.
Pengakuan yang condong pesimis dari pembuat peraturan European Central Bank ECB yang benarkan penglihatan jika inflasi di daerah Euro memiliki sifat sementara.
Belum membutuhkan peralihan tingkat suku bunga sekarang ini. Seterusnya pada hari ini pasar akan cari katalis dari data WPI Jerman jam 1400 WIB.
Industrial Production zone Euro jam 1700 WIB dan pertemuan beberapa menkeu daerah euro untuk saat yang tentatif.
GBPUSD memiliki peluang mengalami penurunan dalam periode pendek karena outlook naiknya dollar AS dan data kemajuan ekonomi Inggris yang pesimis.
Tetapi, pengurangan GBPUSD memiliki peluang terbatas bersamaan ada informasi percaya diri.
Dari The Times yang memberikan laporan jika Menteri-menteri Inggris akan berjuang untuk mengurangi kemelut dengan Uni Eropa berkaitan Irlandia Utara dalam pertemuan mereka pada hari Jumat.






