Pasangan GBP/USD jatuh ke posisi 1.22, terendah dalam 6 bulan, karena nomor pekerjaan Inggris yang mengecewakan dengan menguat menurut taraf pengangguran menjadi 3.9.
Selanjutnya diperdagangkan mendekati 1.20 ditengah kuatnya dolar AS lantaran ketakutan akan coronavirus, meskipun penjualan ritel AS meleset menurut yang diperkirakan.
Inggris melaporkan kenaikan tingkat pengangguran dari 3.8% menjadi 3.9% dalam bulan Januari, ad interim pertumbuhan upah tanpa memasukkan insentif menurun menurut 3.2% menjadi 3.1%.
Tinggal pada tempat tinggal adalah pesan yang terdengar pada banyak negara-negara Eropa yang akhirnya mencapai Inggris.
Perdana Menteri Boris Johnson sudah mengubah taktiknya pada memerangi coronavirus dan kini meminta dihindarinya sejumlah perkumpulan dan bekerja menurut rumah sebisa mungkin.
Kebijakan yang baru ini akan menciptakan kerusakan ekonomi yang banyak yang akan memukul poundsterling.
Kanselir Exchequer Rishi Sunak, yang baru saja memberkan stimulus fiskal yang baru dalam minggu kemudian, sedang menyiapkan paket donasi berikutnya.
Apakah ini bisa meringankan mata uang poundsterling? Sebagai turunnya pasangan GBP/USD yang utama adalah kuatnya dolar AS.
Di Amerika Serikat, Trump mengungkapkan penyakit pernafasan ini sanggup mencapai zenit hanya di trend panas.
Sementara memberikan indikasi bahwa undang-undang buat memberikan kelegaan atas bencana coronavirus, dalam proses persetujuan Senat.
donald Trump mengirimkan Tweet untuk industri-industri khususnya yang terkena dampak berdasarkan COVID-19 akan didukung dengan sangat kuat.
Amerika Serikat akan mendukung dengan kuat industri-industri seperti maskapai penerbangan dan yang lainnya, dan yang khususnya terkena imbas menurut virus Cina.
Kita akan lebih kuat daripada sebelumnya, Setelah pidato Donald Trump, pada hari Selasa, SdanP Futures bergerak naik, dan dolar AS menjadi incaran, mengatasi semua mata uang lainnya, dan itu termasuk Yen.
SdanP 500 Futures tetap positif berada di posisi +0.92%, pada 2,422. Secara tehnikal, menurun sebesar GBP/USD akan berhadapan dengan support terdekat di 1.2065 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke posisi 1.2006 1.1980 dan lalu 1.1942.
Sedangkan kenaikannya akan berhadapan resistance terdekat di posisi 1.2150 yang jika berhasil melewati akan berlanjut ke posisi 1.2214 1.2235 dan berlanjut ke posisi 1.2278.






