Beranda Analisa Forex Peluang Trading EURUSD 09/04/20

Peluang Trading EURUSD 09/04/20

545
0

EUR/USD dalam perdagangan disekitar 1.0850, menurun dalam hari yang lalu. Beberapa  MENKEU zona euro tidak berhasil mencapai kesepakatan di pada respon bersama menghadang krisis pandemi corona.

Pasangan mata uang EUR/USD menurun di pada rentang perdagangan pada hari Rabu. Namun setelah sempat menyentuh 1.0829, sekarang terkoreksi naik kembali ke 1.0870.

Informasi yang menaruh indikasi bahwa korban meninggal pandemic pandemi corona di beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat dilanda peningkatan, interim angka tertular tetap tinggi.

Hal ini menekan sentimen pasar. Beberapa saham dalam perdagangan menggunakan warna merah, meskipun indeks saham Eropa sudah berhasil bangkit menurut baroneter terendah harian.

Indeks saham Amerika Serikat mengarah dibuka dalam zona merah. Uni Eropa tidak mempublikasikan lapran data yang relevan.

Sementara Amerika Serikat akan merilis risalah pertemuan FOMC dalam lepas 15 Maret. Karena Federal Reserve AS merilis QE yang tidak terbatas satu minggu setelah pertemuan itu berlangsung, data ini yang akan diabaikan dari kondisi pasar.

Pasangan mata uang tersebut berada pada posisi netral, menggunakan support terdekat berada di 1.0845 yang jika berhasil dilalui akan diteruskan posisi 1.0835 1.0825 ke 1.0819 menjadi 1.0805 sampai 1.0750.

Sedangkan jarak terdekat berada dalam 1.0895 yang bila berhasil dilewati akan berlanjut posisi 1.0891 ke 1.0907 menjadi 1.0925 sampai 1.0935.

RBNZ  Buy Back Obligasi Pemerintah

RBNZ akan membeli surat hutang pemerintah sebesar NS$ 3 miliar atau setara US$ 1,79 miliar menjadi upaya meredam desakan likuiditas di pasar pendanaan saat terjadi gejolak ekonomi dampak penyebaran virus corona Covid-19.

RBNZ mengatakan, langkah baru tadi akan diperluas dalam program pembelian aset jumlah besar LSAP pasca surat hutang pemerintah dibeli.

Bank telah mengamati tanda-tanda meningkatnya likuiditas dan dislokasi pada pasar Badan Pendanaan Pemerintah Daerah LGFA khususnya pada beberapa pekan terakhir, pungkasnya dilansir menurut Reuters, Selasa 7/4.

Pihak bank sentral yang menambahkan, gejolak pasar sudah menyebabkan risiko yang signifikan terhadap transmisi keputusan moneter dan perlu segera ditangani.

Akibatnya, komite produsen kebijakan bank untuk mengadakan konferensi pada tanggal 4 April 2020 buat membahas masalah dan meresmikan pembelian surat hutang berdasarkan LGFA.

Bank berencana buat membeli sampai $ tiga miliar surat hutang LGFA yang ada di pasar sekunder pada 12 bulan ke depan, atau lebih kurang 30 dari jumlah hutang LGFA yang diterbitkan. Langkah sebgaai cara yang berukuran total LSAP sebagai NZ $ 33 miliar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses