EUR telah membukukan kenaikkan sekitar 1% pada akhir pekan lalu terhadap USD, sementara itu di sepanjang perdagangan 15 hingga 19 Mei pair EUR/USD telah tercatat mendapat kenaikkan sebanyak 2.5%.
Strategi Buy on dips/ mencari posisi buy disaat harga telah terkoreksi/pullback masih menjadi salah satu pilihan yang bijak dalam perdagangan short time, menengah, selama harga masih diperdagangkan di atas level Kijun-sen H4 (sekarang ini sudah berada si atas harga 1.1087).
Namun yang perlu sedikit diamati adalah ketika kondisi overbought pada chatr Daily dan divergensi pada time frame H4 yang bilamana sewaktu-waktu dapat meningkatkan resiko adanya koreksi menuju level support intraday, dan sehingga mengejar posisi buy di level-level saat ini barangkali tidak terlalu cepat, pengecualiannya bila price action/candle pattern memang berkesempatan atau memberikan peluang terhadap kondisi sekarang ini.
Sesuai dengan trading plan saya kemarin, akhir pekan lalu, posisi buy @1.1080 telah berhasil menyentuh target 50 pips di 1.1130, sedangkan posisi pending order sell limit berada di 1.1140 telah menyentuh Stop Loss 20 pips. Dan akhirnya saya meletakkan Switch posisi pending order buy stop di 1.1170 dengan target 20 pips (sudah tersentuh dan menyentuh target saat akhir pekan lalu) berguna untuk menutup kerugian Stop Loss tersebut.
Lebih baik sekarang ini meningkatkan tingkat kewaspadaan, mengingat bahwa ternyata kita menghadapi statement FOMC dan dengan rilis data GDP AS pada 25 dan 26 Mei mendatang, telah menjadi focus utama pasar pada minggu ini, dan akan diprediksi berdampak memberikan pengaruh volatilitas market.

Pada sisi upside break H4/H1 diatas 1.1210 membuka jalan dan menguji resistance di 1.1230 (histori trading 2 Agustus tahun lalu) dan 1.1280 (histori 29/9/16). Akan tetapi mengingat kondisi overbought chart daily dan divergensi pada chart H4 kemungkinan resiko pullback tengah menuju support 1.1170/60 merupakan kemungkinan yang tidak bisa diabaikan pada saat ini.
Bila Anda berminat, maka posisi sell yang dekat dengan 1.1200 dengan SL diatas 1.1210 untuk menargetkan level support tersebut. Maka dari itu usahakan gunakan sepertiga atau bahkan seperempat dari total volume lot biasanya yang sering Anda gunakan tiap hari, dan gunakan sesuai dengan MM masing-masing. Dan untuk step-asside bila harga masih mampu bergerak lebih tinggi lagi maka sejenak perhatikanlah price action/candle pattern yang memperlihatkan minat buyers/sellers di kisaran yan tidak jauh dari level 1.1230.
Sedangkan untuk downside, dibawah 1.1160 akan berpeluang menguji support berikutnya di area 1.1140/20 dan juga 1.1100/1.1087.
Posisi buy sebaiknya sedekat mungkin dengan 1.1087 dengan SL di bawah 1.1070 dan untuk step –aside bila harga masih bisa bergerak lebih rendah lagi di bawah 1.1070 maka akan beresiko memperpanjang pullback menuju area support 1.1049/40. Guna memperhatikan price action di level support tersebut.





