Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Opini Powell Membuat Dolar Menurun

Opini Powell Membuat Dolar Menurun

621
0

Dalam perdagangan hari ini dolar AS melemah pada mata uang penting yang lain pada Senin sebab komentar dari Federal Reserve menurunkan kecemasan mengenai pengetatan kebijaksanaan serta dimulainya putaran baru perbincangan perdagangan AS-China yang menggerakkan hasrat resiko.

 

Perbincangan perdagangan dua hari diawali di Beijing di hari Senin sesudah pengumuman beberapa langkah stimulus baru oleh pemerintah Cina di hari Jumat, yang membidik menangani perlambatan ekonomi yang tajam.

 

Investor mengharap jika Washington serta Beijing bisa sampai persetujuan perdagangan yang mendalam sebelum berakhirnya 90 hari gencatan senjata dalam perang perdagangan.

 

Kedua pihak mempunyai waktu sampai 1 Maret untuk bikin persetujuan, sesudah itu Presiden AS Donald Trump janji untuk meningkatkan tarif jadi 25%, dari 10%, atas import Cina sejumlah $ 200 miliar.

 

DXY, yang mengukur kemampuan greenback pada sekeranjang enam mata uang penting, turun 0,29% jadi 95,47 pada jam 03:19 ET 08:19 GMT. Dolar didesak lebih rendah sesudah Ketua Fed Jerome Powell merekomendasikan jika bank sentra akan bersabar pada kebijaksanaan moneter tahun ini.

 

Di hari Jumat, Powell menjelaskan jika The Fed tidak ada pada jalan kenaikan suku bunga yang sudah diputuskan serta jika hal tersebut akan sensitif pada resiko penurunan yang dibanderol oleh pasar.

 

Walau data pekerjaan Desember AS lebih kuat dari yang diinginkan pada Desember, banyak analis yakin ekonomi paling besar dalam dunia kehilangan momen serta kenaikan suku bunga selanjutnya ialah perihal paling akhir yang dibutuhkannya.

 

Komentar jika bank sentra siap untuk merubah sikap kebijakan menggerakkan sentimen investor Serta kirim saham AS melonjak di hari Jumat.

 

Dolar mengungguli mata uang yang lain pada tahun 2018 sebab The Fed adalah hanya satu bank sentra penting yang meningkatkan suku bunga, Bila The Fed menjaga suku bunganya pada tahun 2019, analis lihat kesempatan tipis greenback selanjutnya.

 

Akan tetapi, beberapa analis masih tetap lihat ruangan buat Fed untuk meningkatkan suku bunga pada 2019. Data pekerjaan AS yang kuat Jumat kemarin tunjukkan jika kecemasan krisis terlalu berlebih, kata Philip Wee, paka taktik mata uang di DBS dalam satu catatan. menjelaskan ia masih tetap menginginkan Fed untuk meningkatkan suku bunga dua kali tahun ini.

 

Euro kuat pada dolar AS, pasangan EUR/USD bergerak naik 0,37% jadi 1,1434. Pada yen, greenback melemah, pasangan USD/JPY kehilangan 0,36% diperjualbelikan pada 108,11. Dolar Australia, seringkali dipandang seperti acuan hasrat resiko global, tambah tinggi pasangan AUD/USD beralih tangan paling akhir di 0,716, posisi terkuat semenjak 20 Desember.

 

Dolar AS lebih rendah pada dolar Kanada berkaitan komoditas, pasangan USD/CAD turun 0,16% jadi 1,3350 sebab rebound di harga minyak. Pound ialah sentuhan yang tambah tinggi, pasangan GBP/USD naik 0,13% jadi 1,2741.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses