Dolar New Zealand naik 0.15 % kembali vs Dolar AS ke posisi paling tinggi semenjak 5 Desember 2018 pada posisi 0.6925, sesudah Standar & Poor’s mengokohkan rangking credit New Zealand.
Kiwi pun unggul vs Aussie, dengan tempat AUD/NZD alami penurunan 0.22 % ke posisi 1.048 pada pertengahan session Eropa hari Jumat 1/2.
Di hari Kamis malam, instansi pemeringkat Standar & Poor’s menyatakan kembali rangking credit AA+ buat obligasi pemerintah New Zealand, dan tingkatkan outlook dari stable jadi positive.
Faktanya, antisipasi membaiknya keuangan publik bisa meniadakan defisit biaya serta diproyeksikan dapat menyiapkan surplus buat pemerintah sebelum akhir tahun 2020.
Upgrade ini peluang mencerminkan beberapa aspek, termasuk juga rangkaian surplus biaya pemerintah aktual serta prediksi, utang netto pemerintah yang lebih rendah dalam prosentase GDP, serta ketentuan RBNZ selanjutnya untuk menguatkan skema perbankan.
Pergantian atas outlook obligasi pemerintah ini menggambarkan kesempatan 33 % akan terjadinya upgrade sebenarnya dalam 2 tahun ke depan, tutur Joseph Capurso, seseorang ahli taktik mata uang di Commonwealth Bank.
Sebelumnya, ada beberapa kecemasan tentang outlook ekonomi New Zealand dalam beberapa waktu terakhir. Latar belakangnya meliputi ketidakpastian yang dipacu perang dagang AS-China, dan fluktuasi harga komoditas serta suramnya perkembangan global.
Bahkan juga, kecemasan itu diduga bisa menyebabkan pemangkasan suku bunga Bank of New Zealand/RBNZ. Pasar derivatif belakangan ini tunjukkan jika investor serta trader mempertaruhkan 50 % kesempatan penurunan suku bunga RBNZ ke rekor paling rendah 1.5 % sebelum Februari 2020.
Dalam kerangka ini, berita penganugerahan upgrade rangking credit buat New Zealand oleh instansi pemeringkat credit top dunia S&P’s adalah dorongan berarti untuk tingkatkan kepercayaan aktor pasar pada New Zealand.
Sedangkan untuk konsekuensinya, Dolar Kiwi sukses unggul vs Dolar AS, walau pasangan uang dari negeri tetangganya AUD/USD turun dalam perdagangan ini hari.
Lepas dari itu, aktor pasar sekarang tengah menantikan launching data Nonfarm Payroll NFP yang akan diterbitkan Amerika Serikat kelak malam. Perkiraan awal NFP diproyeksikan alami penurunan; tapi bila angka aktual nyatanya melebihi perkiraan, pasangan NZD/USD dapat kembali turun mencolok.






