GBP/USD bergerak naik dengan cara mengagetkan, walau sebenarnya data GDP Inggris dikoreksi turun.
Penguatan Pound dibantu rebalancing portofolio memasuki akhir periode oleh beberapa manager instansi keuangan terpenting, dan lewat waktu kontrak options dengan skala besar.
Pasar saat ini meloncak dengan kuat sebab koncentralsi berubah ke arus sekitar lewat waktu dua pilihan EUR/USD serta rebalancing portofolio akhir dalam bulan/kuartal/akhir tahun.
Penuntasan keinginan EUR/GBP akhir bulan serta perpanjangan resistance garis trend pada 0.9170-an sudah mengalami perlintasan untuk sementara, hal mana cukup memberikan dukungan GBP , tutur Erik Bregar, pimpinan ahli taktik forex di Exchange Bank of Canada.
Lepas dari itu, outlook Poundsterling untuk periode menengah serta panjang masih loyo. UK ONS mengatakan perkembangan ekonomi memasuki kuartal I/2020 tertera -2.2 % Quarter-over-Quarter, dikoreksi turun dari -2.0 % dalam laporan awalnya.
Perkembangan ekonomi tahunan tertera -1.7 %, semakin jelek daripada data preliminer. Walau sebenarnya efek lockdown diprediksikan terus bersambung sampai kuartal ke-2.
Dengan cara teoritis, berbelanja rumah tangga dapat rebound sampai melebihi penghasilan untuk sesaat, bila customer menarik penumpukan simpanan penambahan semasa lockdown.
Tetapi dengan kepercayaan customer peluang masih tertekan oleh pandemi COVID-19 lokal reguler serta kenaikan pengangguran, kami memprediksi tingkat simpanan rumah tangga masih ada di atas tingkat pra-COVID, hingga batasi potensial pemulihan ekonomi, papar Samuel Tombs, kepala ekonom Inggris di Pantheon Economics.
Trader serta investor terus menyorot perubahan dalam negosiasi dagang antara Inggris serta Uni Eropa yang berkelanjutan.
Jika negosiasi tidak berhasil membuahkan satu persetujuan, bank central Inggris BoE dicemaskan akan sangat terpaksa mengurangi suku bunganya.
Walau sebenarnya itu bisa menyebabkan keruntuhan GBP yang semakin mencolok, peluang sampai pasangan mata uang EUR/GBP menuju paritas.
Meskipun itu bukan pandangan central kami, skrip ini bisa menggerakkan EUR/GBP kembali pada ruang 100, tegas Jane Foley dari Rabobank.
Tetapi dia mengaku jika kesempatan itu dikuasai juga oleh perbaikan sentimen pada Euro.
ekonomi Zone Euro sekarang dipandang semakin kuat dibanding Inggris karena besarnya rasio rangsangan yang digulirkan oleh bank central Eropa ECB serta tunjangan fiskal yang sedang direncanakan oleh European Commission.






