Emmanuel Macron memberikan reaksi terhadap tindakan memprotes luas “rompi kuning” serta kirim PM Edouard Philippe bicara pada publik. Philippe menginformasikan penundaan kebijakan pajak BBM serta bertambahnya harga listrik melalui tv.
Bertambahnya pajak yang direncanakan untuk bensin serta solar pada tanggal 1 Januari yang akan datang ditangguhkan dalam enam bulan, sesaat kenaikan harga listrik serta gas akan dibekukan saat musim dingin.
Tindakan memprotes luas grup “rompi kuning”, berbuntut pada kerusuhan, destruksi, pembakaran mobil serta benturan yang terjadi di pusat kota Paris yang menyebabkan ratusan orang terluka. Empat orang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan yang berlangsung berkaitan tindakan memprotes massal itu.
Presiden Macron saat beberapa minggu, coba menjaga gagasan menguatnya pajak bahan bakar, yang ditujukan untuk membiayai kebijaksanaan perlindungan lingkungan serta penurunan polusi.
Akan tetapi beberapa pengritik mencela kebijaksanaan yang dipandang tidak adil serta memberatkan rakyat kecil. Pergerakan memprotes tim “rompi kuning” selalu meluas serta semakin keras. Semula pemerintah berencana kenaikan BBM 3 sen euro untuk satu liter bensin tiada timbal serta enam sen untuk diesel.
Pemerintah Perancis mengharap, langkah kompromi itu dapat menurunkan beberapa tindakan memprotes. Menteri Dalam Negeri menjelaskan, polisi penambahan akan dikerahkan Sabtu depan 8/12 untuk mengawasi keamanan.
Satu telaah opini paling baru dari instansi survey Ifop Fidusia hari Selasa tunjukkan, popularitas Presiden Emmanuel Macron sekarang anjlok ke titik paling rendah pada rata-rata seputar 23 %.
Presiden Perancis tidak memberi komentar mengenai tindakan memprotes itu dan penundaan kebijaksanaannya. Ia berkunjung ke kantor pemerintah lokal Puy en Velay, yang dibakar saat memprotes akhir minggu kemarin.
Pergerakan “rompi kuning” dinamakan sama dengan rompi kuning yang biasa digunakan untuk keadaan darurat di jalan raya serta ada di tiap-tiap kendaraan.
Pergerakan sebelumnya tampil di sosial media pada bulan Oktober, sesudah beberapa bulan berlangsung perbincangan seru masalah gagasan menguatnya pajak bahan bakar serta kenaikan tarif listrik.






