Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Menguatnya Upah Karyawan Support GBP/USD

Menguatnya Upah Karyawan Support GBP/USD

676
0

Pasangan GBP/USD Menguat sebesar 0.4 % sampai cetak level paling tinggi harian pada 1.2728 dalam perdagangan hari Selasa ini 11/6.

 

Pergerakan kenaikan bulanan upah karyawan mencatat prestasi terbaik dalam lebih dari satu dekade paling akhir, hingga meredam Sterling diatas ujung 1.2700.

 

Tetapi, tempat Cable masih sideways dalam rata-rata hanya terbatas yang ditempati semenjak akhir Mei, cuma sejengkal tambah tinggi dari level terendahnya tahun 2019 ini.

 

Menurut Kantor Statistik Inggris, Claimant Count Change makin bertambah sekitar 23.2k dalam bulan Mei, dikit tambah tinggi dibanding perkiraan awal yang dibanderol pada 22.9k.

 

Tingkat pengangguran April 2019 tidak alami pergantian, tapi 3.8 %, sama juga dengan periode awalnya. Meskipun begitu, perusahaan-perusahaan Inggris selalu meningkatkan upah serta bonus karyawan mereka.

 

Kenaikan upah rata-rata dengan bonus Average Earnings Index bertambah 3.1 %, vs harapan 2.9 %. Selain itu, upah rata-rata tanpa ada bonus Average Earnings Ex.

 

Bonus melompat 3.4 %, menaklukkan perkiraan yang cuma 3.1 %. Walau data Gross Domestic Product GDP Inggris kuartal I/2019 dikeluarkan cukup menyedihkan di hari Senin, tapi kenaikan upah pada awal kuartal ke-2 sukses menumbuhkan optimisme kembali.

 

Jadi satu diantara tanda penting pendorong inflasi, kenaikan upah karyawan Inggris ini juga direspons positif oleh aktor pasar. Data itu sukses kurangi desakan pada Poundsterling yang dibelit oleh gonjang-ganjing politik semenjak awal bulan Mei.

 

Sterling meloncat ke atas USD1.27 serta jadi hanya satu mata uang dari negara G10 yang menghijau pada Dolar AS, sesudah perkembangan upah nominal untuk bulan April melejit 3.8 %, kenaikan sebulan tercepatnya semenjak Mei 2008 tanpa ada bonus, kata Simon Harvey, analis forex dari Monex Europe.

 

Saat ini, aktor pasar masih menyorot bursa calon alternatif Theresa May yang bisa menjadi perdana mentri Inggris selanjutnya serta mengemban pekerjaan mengakhiri gagasan brexit.

 

Tetapi, ada keinginan baru sebab kenaikan upah karyawan serta inflasi dapat menggerakkan bank sentra Inggris untuk meningkatkan suku bunga lebih dini.

 

Ditambah lagi, satu diantara pejabatnya, Michael Saunders, tempo hari mengatakan jika mereka dapat meningkatkan suku bunga walau permasalahan ketidakpastian brexit belum teratasi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses