Sebgai cara terbaik untuk mencapai kesuksesan sejumlah trader yaitu terdapat dari money management yang digunakan. Apa pun system trading yang digunakan, tidak mungkin seperti trader untuk berhasil di dunia trading tidak ada money management yang baik.
Seperti pedagang di pasar tradisionil, money management tidak terlepas dari berbagai kegiatan perdagangan mereka, bagaimana mereka melindungi supaya uang yang dibelikan untuk barang dagangan mereka tidak habis dalam 1x berdagang (seperti feature stop loss dalam dunia trading).

Bahkan itu bisa dipastikan jumlah dari profit untuk setiap barang yang mereka jual (feature take profit), dan berapakah modal yang mereka perlukan untuk sehari berdagang dalam sebulan masa perdagangan.
Dengan hal tersebut, walau kadang-kadang mereka rugi dalam sehari, tetapi bisa ditutup dengan profit di hari yang beda. Semuanya yaitu contoh perlunya money management dalam dunia perdagangan, termasuk didalamnya yaitu trading di pasar forex serta pasar modal.
Di sini akan dibicarakan satu diantara bentuk money management yang sudah dibicarakan di atas, yakni stop loss. Stop loss biasanya digunakan untuk beberapa trader untuk tutup tempat dalam keadaan rugi, yakni ketika gerakan harga dianggap tidak cocok dengan perkiraan maupun besar floating minus yang berlangsung waktu open tempat sudah lebih dari batas lumrah menurut pandangan trader itu.
Stop loss yaitu feature yang begitu tidak dikehendaki oleh beberapa trader untuk tersentuh harga, tetapi pada artikel ini akan di ajarkan sebuah setrategi yang didalamnya akan menggunakan stop loss sebagai feature yang untungkan.
Bagaimana memakai stop loss yang dulunya jadi momok untuk beberapa trader jadi suatu hal yang begitu bermanfaat serta buat psikologi trading jadi baik? Setrategi itu yaitu setrategi SL plus atau Stop Loss Plus.
Stop loss plus diaplikasikan waktu tempat tengah dalam keadaan plus tetapi belum juga menyentuh take profit. Awal mulanya stop loss memanglah dipasang dalam keadaan rugi, tetapi saat harga bergerak kearah yang benar menurut perkiraan trader, jadi trader bisa menggeser stop loss di atas open tempat (bila trader lakukan open tempat buy) atau di bawah open tempat (bila sell).
Tetapi penggeseran stop loss itu masih tetap ada di antara take profit serta open tempat yang dikerjakan, hingga saat harga mendadak berbalik jadi SL plus akan tersentuh serta hasil akhir dari open tempat yang dikerjakan tetaplah profit.
Setrategi ini serupa dengan feature trailing stop, tetapi penggunaannya lebih fleksibel dari pada trailing stop, serta dikerjakan dengan manual. Untuk beberapa trader yang menggunakan level-level spesial sebagai analisis gerakan harga (pivot, fibonaci, tren line, dan lain-lain) maupun trader yang menginginkan mengamankan tempat, jadi SL plus begitu bermanfaat.
Trader dapat memakai SL plus saat harga sudah menjangkau level yang dianggap aman serta harga makin mendekati take profit, sedang trader takut bila harga mendadak berbalik serta tempat beralih jadi minus, dimana pasti hal itu akan begitu tidak sesuai harapan.
Berapapun profit yang didapat jadi SL plus bisa dikerjakan sedikit di atas (bila buy) atau di bawah open tempat (bila sell). Umumnya SL plus itu pas untuk trader yang sudah senang seandainya sudah profit, serta saat harga nyatanya berlanjut serta jadi besar profit serta selanjutnya menyentuh take profit jadi hal itu dianggap sebagai bonus.






