Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Mata Uang Asia Naik, Katalis Fed Menekan Dolar di Level Terendah 3...

Mata Uang Asia Naik, Katalis Fed Menekan Dolar di Level Terendah 3 Bulan

306
0
Mata Uang Asia

Mata uang Asia menguat tepat pada hari ini Selasa, 28 November 2023, di tengah semakin meningkatnya optimisme bahwa The Fed telah tuntas dalam menaikkan suku bunga yang pada gilirannya membuat dolar berada di level terendah tiga bulan.

Pergerakan Sebagian Mata Uang Asia

Akan tetapi, penguatan sebagian mata uang regional terbatas terjadi karena investor tetap waspada sebelum serangkaian data ekonomi utama yang akan rilis pekan ini. Indeks harga PCE Fed (pengukur inflasi pilihan Fed) akan berfokus penuh pada pekan ini.

Yen Jepang termasuk di antara yang berkinerja lebih baik untuk periode hari ini, dengan mengalami kenaikan mencapai 0,3 persen ketika investor berekspektasi bahwa Bank of Japan akan beralih dari sikap ultra-divish pada tahun 2024. Yang jelas data inflasi Jepang yang dikeluarkan pekan lalu semakin memperkuat pendapatan ini.

Mata uang Asia yang mengalami kenaikan selanjutnya adalah won Korea Selatan, dengan naik sebesar 0,3 persen. Selanjutnya dolar Australia juga bertambah sebesar 0,2 persen setelah penguatan harga komoditas. Tentu data ini memberikan gambaran hari Selasa bahwa retail sales Australia secara terduga mengalami penurunan pada bulan Oktober.

Tentu saja hal ini mendorong beberapa harapan bahwasanya inflasi akan cenderung lebih rendah dalam beberapa bulan yang akan datang. Tetapi, Gubernur Reserve Bank of Australia Michele Bullock memberikan peringatan bahwa inflasi Australia mengikuti tren global. Bahkan bank perlu berhati-hari dalam menaikkan kembali suku bunga lebih lanjut.

Kemudian, khususnya untuk mata uang India yakni rupee masih flat di sekitar rekor terendah. Untuk dolar Singapura dan peso Filipina juga mengalami kenaikan tipis saja. Di balik semakin meningkatnya beberapa mata uang Asia, dolar AS justru sedang tertekan di level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses