Beranda pendidikan forex Mantan Trader Penggemar Poundsterling

Mantan Trader Penggemar Poundsterling

592
0

Lydia Idem Finkley yakni contoh trader wanita yang sukses geser dari pasar modal ke pasar mata uang.

Sebab aktivitasnya di media sosial, Lydia dapat memperkenalkan pendekatan trading miliknya yang tetap mengundang perhatian banyak trader dari kian waktu.

Dia dikenal juga jadi salah satu trader wanita sukses dibagian forex, khususnya untuk pair-pair Poundsterling.

Dari begitu banyak mata uang di pasar forex, mengapa dia hanya mengincar Sterling? Apapun tips dan strategi yang digunakannya untuk sampai keberhasilan?

Awalnya menguraikan jawaban atas beberapa pertanyaan itu, silahkan kita tahu figur Lydia Idem Finkley terlebih dulu.

Berangkat Dari Saham Ke Forex

101 Mantan Trader Penggemar Poundsterling

Jika biasanya trading forex dipandang lebih beresiko tinggi dan disaksikan remeh oleh trader saham, jadi tidak demikian tentang dengan pemikiran dari Lydia Idem Finkley.

Awalnya beralih ke forex di tahun 2007, dia telah berinvestasi di pasar saham selama lebih dari 10 tahun.

Mengingat statusnya jadi trader wanita sukses, mungkin Anda menyangka jika alasan Lydia untuk beralih didasari oleh penghitungan peluang dan risiko.

Sebenarnya, keinginan Lydia untuk bermigrasi ke pasar forex murni dilatarbelakangi oleh keadaan.

Ya, Lydia mengaku kesulitan cocokkan waktu trading saham dengan kegiatan barunya setelah berkeluarga.

Sebab jam pasar forex lebih fleksibel, dia jadi dapatkan jalan keluar cocok untuk mengatasi kesulitannya. 

Mengasuh bayi untuk saya dan suami saya terjaga sepanjang malam. Jadi kami akan menggunakan hal itu untuk lihat chart pair-pair mata uang,  demikian tuturnya.

Tidak disangka, perpindahan itu bawa titik jelas dalam pergantian rekam jejak Lydia jadi trader wanita sukses.

100 Mantan Trader Penggemar Poundsterling

Sebab dia teratur bagikan analisa dan catatan tradingnya di akun Twitter @faithmight, banyak trader mulai memperhatikan ide dan strategi trading yang dipertunjukkannya.

Nama Lydia semakin dikenal di sejumlah media finansial jadi trader wanita yang wajar mendapatkan sorotan.

Sampai saat ini, Lydia Idem Finkley telah keluar jadi pembicara di FXStreet dan Benzinga, serta mendapatkan pengakuan di FORBES Magazine dan CNNMoney.

Kecuali ribet trading di pasar forex, trader wanita sukses yang dulu melalui studi di jurusan manajemen dan pengetahuan computer ini aktif jadi penasehat, pendiri, dan investor di sejumlah perusahaan startup.

Salah satu resolusi waktu depannya saat ini yakni memperluas jarak investasi ke tempat Afrika.

Sukses Hadir Jadi  Burung Hantu 

Sebab kegiatan rutin permulaannya menggunakan kondisi sulit tidur untuk trading forex, Lydia tingkatkan model trading swing yang memperhitungkan pergerakan harga di sesi Tokyo dan London.

Sebab dia tinggal di AS, sesi Tokyo aktif saat malam hari, dan sesi London dibuka waktu awal hari.

Walaupun jadi trader yang waktu aktifnya seperti burung hantu, Lydia sebenarnya tidak tidur sampai tengah malam tadi malam bosan.

Dia akan tidur jam 8 petang dan bangun waktu tengah malam, lalu aktif bertrading sampai anak-anaknya bangun saat pagi hari.

Salah satu keberhasilan yang diraihnya dari waktu trading malam hari berjalan waktu gempa bumi hebat menempa Jepang pada 2011 yang kemarin.

Waktu itu, Lydia yakni satu diantara trader AS yang tetap terjaga dan memiliki tempat buy aktif untuk AUD.

Cocok setelah berita gempa yang mulai banyak muncul, Lydia selekasnya amankan keuntungan, sebab sadar jika musibah itu akan berefek negatif pada Dolar Australia.

Benar saja, waktu trader AS masuk didepan sesi New York, karena musibah telah menggebuk Aussie.

Tidak perlu diterangkan, Anda pasti bisa pikirkan sendiri apa yang berjalan jika Lydia tidak awas memantau tempat trading di sesi Tokyo.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses