Beranda Berita (10/03/2026) Major Pairs: Dolar Terkoreksi, Geopolitik Masih Jadi Driver Utama

(10/03/2026) Major Pairs: Dolar Terkoreksi, Geopolitik Masih Jadi Driver Utama

25
0
Dolar, major pairs, geopolitik

idnfx (10/03/2026) – Kondisi pasar forex hari ini menunjukkan pergerakan yang menarik pada deretan major pairs. Setelah sempat mendominasi akibat ketegangan di Timur Tengah, Dolar AS (USD) mulai mengalami koreksi teknis menyusul pernyataan terbaru Presiden Donald Trump yang memberikan sinyal de-eskalasi konflik.

Pergerakan Major Pairs: Euro dan Poundsterling Rebound

Pelemahan Indeks Dolar (DXY) ke kisaran 98.65 – 98.77 memberikan ruang napas bagi mata uang utama lainnya untuk bergerak menguat:

  • EUR/USD berhasil memantul dari level terendah tahunannya dan diperdagangkan di kisaran 1.1625 – 1.1640. Investor mulai mengalihkan fokus pada data neraca perdagangan Jerman yang menunjukkan surplus lebih tinggi dari ekspektasi.
  • GBP/USD: Poundsterling menunjukkan tanda-tanda pemulihan ke area 1.3300 – 1.3400. Meskipun data penjualan ritel Inggris (BRC) sedikit di bawah ekspektasi, pelemahan USD menjadi pendorong utama kenaikan pair ini.
  • USD/JPY: Yen Jepang masih tertahan di bawah level psikologis 158.00, tepatnya di kisaran 157.70. Revisi data PDB Jepang yang cukup stabil memberikan dukungan terbatas bagi Yen sebagai aset safe-haven.
  • AUD/USD: Menjadi salah satu top gainer hari ini dengan penguatan ke posisi 0.7075, didorong oleh membaiknya sentimen risiko global (risk-on).

Komoditas: Minyak Mentah Anjlok, Emas Konsolidasi

Gejolak geopolitik di Selat Hormuz yang sempat melambungkan harga energi mulai mereda:

  • Minyak Mentah (WTI): Mengalami penurunan tajam sekitar 8% menuju level $85 per barel setelah ketegangan Iran-AS dilaporkan mulai mendingin.
  • Emas (XAU/USD): Diperdagangkan konsolidasi di area $5,090 – $5,100 per troy ons. Meski harga lokal Antam tercatat naik tipis di angka Rp3.047.000/gram, harga emas dunia mulai menghadapi tekanan karena investor beralih kembali ke pasar saham.

Kalender Ekonomi: Apa yang Harus Dipantau Selanjutnya?

Meskipun hari ini minim data makroekonomi berdampak tinggi (high impact), para trader disarankan bersiap untuk volatilitas besar di sisa minggu ini:

  • Fokus Utama: Rilis data Inflasi (CPI) Amerika Serikat besok, Rabu (11/3), yang akan menjadi kompas bagi kebijakan suku bunga The Fed selanjutnya.
  • Data Pendukung: Laporan mingguan pasar tenaga kerja ADP dan data penjualan rumah (existing home sales) di AS.

Kesimpulan

Sentimen pasar saat ini sangat bergantung pada narasi geopolitik dan proyeksi inflasi AS. Bagi trader dengan gaya scalping, volatilitas pada pair AUD/USD dan EUR/USD saat sesi New York malam ini patut diwaspadai, terutama dengan adanya pidato dari pejabat Fed (Bowman) yang dijadwalkan malam nanti.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan merupakan saran investasi atau sinyal trading. Perdagangan Forex melibatkan risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang terlibat sebelum melakukan transaksi.

– idnfx

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses