Pada session Eropa hari Rabu 27/2, pasangan NZD/USD mengambil langkah mudur sebesar 0.15 % dari posisi paling tinggi bulan ini serta pada perdagangan pada 0.6880.
Masalahnya Kiwi dibebani oleh buruknya data neraca perdagangan bulan Januari 2019 dan kurangnya berita tentang perubahan perundingan dagang AS-China yang penting buat iklim perdagangan internasional.
Instansi New Zealand Statistics menginformasikan jika neraca perdagangan mencatat defisit sebesar 914 juta NZD Month over Month pada bulan Januari, sesudah mendapatkan surplus sebesar 12 Juta NZD pada periode bulan Desember. Perolehan itu pun tambah lebih jelek daripada harapan awal yang mengatakan peluang defisit 300 Juta NZD.
Defisit dagang New Zealand terpenting dikarenakan oleh penambahan import yang melebihi harapan serta tidak disertai oleh kenaikan export dengan berkepanjangan. Mengakibatkan, neraca perdagangan New Zealand mencatat pembengkakan defisit dari 6.110 Juta NZD jadi 6.360 Juta NZD year-on-year.
Selain itu, negosiasi AS-China yang jadi fokus perhatian investor global, belumlah tunjukkan perubahan baru. Perihal ini membuat reli dolar-dolar komoditas alami penangguhan.
Seperti disebutkan oleh Martin Rudings dari OMF, Kita memerlukan beberapa perincian tentang negosiasi perdagangan AS-China, serta kita takkan memperolehnya dalam tempo dekat.
Berkaitan data neraca dagang New Zealand kesempatan ini, Rudings memandang jika dampaknya takkan besar. Dolar New Zealand bisa jadi berubah lima point serta kembali naik lagi.
Menurut dia, karenanya ada resisten kuat pas diatas 69 sen Dolar AS, hampir tidak mungkin Kiwi akan keluar dari perdagangannya sekarang ini, terkecuali bila Dolar AS melemah lebih jauh kembali.
Selanjutnya, aktor pasar akan memerhatikan launching data Purchasing Managers’ Index PMI China di hari Kamis. China adalah negeri dengan ekonomi paling besar ke-2 dunia, sekaligus juga partner dagang paling besar New Zealand serta Australia.
Oleh karenanya, tanda-tanda perlambatan atau penambahan perkembangan ekonomi China dalam data PMI bisa merubah kurs NZD serta AUD di pasar mata uang.
Di lain sisi, pasangan mata uang AUD/USD ambruk sebesar 0.3 % saat launching data pekerjaan konstruksi bulan Desember yang launching barusan pagi. Penurunan pekerjaan konstruksi sebesar 3.1 % dalam sebulan sudah menguatkan tanda-tanda memburuknya perekonomian Australia.






