Departemen Statistik Selandia Baru meluncurkan data GDP kuartal pertama tahun ini yang bertambah 0.6 % dalam basis kuartalan QoQ. Angka ini sesuai harapan ekonom dalam jajak opini Reuters, serta bertahan di posisi perkembangan kuartal awalnya.
Sesaat dalam basis tahunan, ekonomi negeri Kiwi tertera tumbuh sebesar 2.5 %, melewati harapan kenaikan 2.3 %, serta tambah tinggi dari angka periode awalnya yang cuma naik 2.3 %.
Keseluruhannya, data GDP Selandia Baru pagi hari ini menggambarkan hasil positif ditengah-tengah kecemasan pada prospek perlambatan ekonomi pada kuartal ke-2 2019.
Launching data GDP kuartal pertama 2019 didorong oleh penambahan kegiatan pabrik yang mencatat kenaikan 2.0 % di selama periode Januari sampai Maret 2019.
Diluar itu, kegiatan industri konstruksi bertambah sebesar 3.7 %, mencatatkan pergerakan perkembangan paling cepat semenjak kuartal ke-3 2017. Kegiatan Manufaktur diadukan alami penambahan sebesar 1.4 %, rebound dari penurunan -0.4 % pada kuartal IV tahun kemarin.
Tetapi, pergerakan perkembangan ekonomi Selandia Baru diawalnya tahun 2019 masih dikit terhalang oleh perlambatan kegiatan industri layanan yang cuma naik 0.2 %, pergerakan terlemah semenjak 2012.
Selain itu, kenaikan pengeluaran rumah tangga lebih lamban dibanding kenaikan pada periode Oktober-Desember 2018. Industri penting Selandia Baru yang terbagi dalam bidang pertanian, kehutanan serta produksi perikanan, bahkan juga dilapokan jatuh dari -0.3 % ke -2.3 %.






