Beranda Analisa Forex Laporan GDP Kanada Naik,  USD/CAD Volatile

Laporan GDP Kanada Naik,  USD/CAD Volatile

543
0

Pasangan USD/CAD dalam perdagangan benar-benar lebar di antara 1.3248-1.3311 pada session New York 30/8, sebab serentetan launching data ekonomi penting dari AS serta Kanada.

Launching data GDP Kanada sudah sempat memaksakan USD/CAD turun, tapi tempatnya langsung berangkat naik sesudah publikasi data sentimen customer AS yang menyebabkan tindakan risk-off. Waktu berita dicatat, USD/CAD terombang-ambing di berada di  posisi 1.3296.

Tubuh Statistik Kanada memberikan laporan jika GDP Tahunan rebound dengan cetak perkembangan 3.7 % Quarter-over-Quarter di kuartal II/2019, sesudah sudah sempat cuma tumbuh 0.5 % pada periode awalnya.

Perolehan paling baik dalam dua tahun paling akhir ini dilatarbelakangi oleh kenaikan export yang menyeimbangi penurunan investasi usaha serta pelemahan berbelanja rumah tangga.

Rekor perkembangan GDP Kuartal II/2019 jauh melebihi perkiraan pasar yang dibanderol pada 3.0 %, atau forecast bank sentra Kanada BoC.

Meskipun begitu, aktor pasar masih memprediksi BoC akan sangat terpaksa lakukan pemotongan suku bunga bila Federal Reserve melakukan kebijaksanaan itu.

Pertumbuhan GDP Kanada yang lebih kuat dari harapan seutuhnya karena disebabkan bertambahnya 5.4 % dalam perkembangan perdagangan netto.

Data itu membalik penurunan perdagangan netto pada kuartal pertama -dan jelas tidak berkepanjangan di waktu depan, walau tanpa ada memerhatikan keadaan external dari semakin menurunnya ekonomi global, eskalasi konflik dagang AS dengan China, serta ketikdakpastian brexit, kata Nathan Janzen.

Ditengah-tengah kesiagaan itu, launching data sentimen customer AS yang dikeluarkan kurang dari dua jam sesudah publikasi data GDP Kanada, langsung mengguncangkan aktor pasar.

University of Michigan memberikan laporan jika indeks sentimen customer terguling sampai cetak penurunan bulanan terjelek semenjak tahun 2012.

Laporan itu dipandang penting, sebab tempat bidang customer jadi penyumbang dua pertiga GDP Amerika Serikat, hingga penurunannya menyaratkan perlambatan ekonomi di waktu depan.

Laporan GDP AS tempo hari cuma direvisi turun tipis dari 2.1 % jadi 2.0 %, tapi berbelanja customer diadukan melejit tinggi sampai dapat menutupi kekurangan investasi usaha serta manufaktur.

Jika sentimen customer betul-betul lebih buruk sampai beberapa waktu nantinya, karena itu GDP AS akan kehilangan satu dasar utamanya dalam menjaga kestabilan ekonomi ditengah-tengah perselisihan dagang dengan China.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses