Pound yang sempat lakukan tindakan Rebound dipacu oleh satu laporan The Times.
Salah satunya koran paling tua di dunia itu menyampaikan kabar jika Uni Eropa akan sediakan proses supaya Irlandia Utara dapat terlepas dari jalan keluar backstop serta tinggalkan pabean tunggal sesudah beberapa waktu berlalu.
Konsesi sama pernah disebut dalam negosiasi backstop rencana di masa pemerintahan bekas PM Theresa May, tapi tidak berhasil sebab penampikan parlemen Inggris serta Uni Eropa.
Uni Eropa ingin Irlandia Utara masuk pabean tunggal selama-lamanya sesudah Inggris melakukan brexit dengan sah, sedang parlemen menampik Irlandia Utara masuk pabean tunggal walau cuma sesaat.
Menurut narasumber The Times, Uni Eropa sekarang siap menyerahkan ketetapan untuk akhiri backstop pada Inggris seputar tahun 2025. Laporan itu langsung menggerakkan Pound melompat.
Namun, tanggapan dari beberapa pihak yang memiliki kepentingan di Inggris justru dingin. Konsesi itu tidak akan kemana saja.
Pemerintah di Westminster tidak menerimanya, kami tidak menerimanya, kata Sammy Wilson, jubir DUP untuk brexit.
Sambungnya, Saya anggap siapa saja yang memandangnya dengan netral tidak memandang itu jadi penawaran yang lebih baik.
Sesuai dengan tanggapan itu, analis melihat isu ini dengan skeptis.
Pada umumnya, belumlah ada pergantian signifikan dalam negosiasi brexit di antara Uni Eropa serta Inggris.
Kejelasan bisa jadi akan ada akhir minggu ini atau dalam pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa tanggal 17-18 Oktober akan datang.
Untuk saat ini, reli hanya terbatas sebab berita tidak di konfirmasi oleh pemimpin Uni Eropa.
Tetapi bila benar, ini tunjukkan jika tempat keras Johnson bisa saja membawa hasil.
Pergantian yang sangat mungkin sebagian besar ganda dalam ketentuan backstop Irlandia bermakna jalan ke arah tercapainya persetujuan lewat parlemen dapat lebih lancar, papar Simon Harvey dari Monex Europe.






