Nilai mata uang rupiah hari ini berhasil bergerak naik terhadap mata uang Dolar AS siang ini, dari data grafik pasangan USD/IDR sesuai yang dilansir dari Bloomberg sudah terlihat jika terjadi pegerakan menurun sebesar 0.12% menuju angka 13.762, kondisi tersebut membuat mata uang rupiah naik berbanding terbalik dalam perdagangan sebelumnya yang berada di 13.770.
Namun dari data secara umum kurs dari pasangan USD/IDR JISDOR untuk jumlah total dari nilai rupiah tanggal 9/4/2018 menempati posisi 13.771 hanya stagnan dari pada oegerakan harga mata uang yang lainnya dalam pekan terakir.
Hari ini, gerakan Dolar AS termasuk stabil meskipun masih tetap diliputi kecemasan mengenai gejolak perang dagang AS-China. Diluar itu, berkurangnya data tenaga kerja AS Non Farm Payroll untuk bulan Maret yang dilaporkan pada Jumat yang kemarin, pernah memberi desakan pada Greenback.
Perlu untuk diketahui, AS serta China tengah ikut serta perang statement. Sesudah Donald Trump merencanakan juga akan menaikkan bea import pada beberapa barang China yang masuk ke negaranya, China juga membalas dengan keluarkan pernyataan juga akan lakukan ” pembalasan sengit “, berkaitan kebijakan perdagangan ke-2 negara itu.
Gejolak geopolitik juga kembali memanas karena itu. Analis Barclays, Shinichiro Kadota menyebutkan pada Reuters kalau sentimen penghindaran resiko telah tidak segencar sebagian minggu yang sebelumnya. Oleh karenanya, menurut dia Dolar AS telah tidak lagi dalam fase perluasan penurunan, walau akan cukup susah untuk jadi begitu kuat.
Ketidakpastian geopolitik seperti ini buat Bank Indonesia menurun tangan. Menurut Ahmad Mikail, Ekonom Samuel Sekuritas yang diambil dari BeritaJatim, animo Rupiah pada Dolar AS adalah hasil dari pengawasan BI.
Penurunan cadangan devisa bulan Maret yaitu tanda-tanda kalau BI tengah masuk pasar untuk melindungi nilai ganti Rupiah supaya sesuai sama fundamentalnya.
Sesaat itum pihak BI, Dody Budi Waluyo, memohon supaya pasar tidak bereaksi terlalu berlebih pada gerakan kurs Rupiah saat ini serta tetaplah yakin diri. Dodi mengutamakan kalau keadaan domestik aman serta mensupport Rupiah. Jika ada desakan, hal itu datang dari bagian eksternal.






