Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Komentar Dovish Powell Memberi Tekanan Dolar AS

Komentar Dovish Powell Memberi Tekanan Dolar AS

700
0

Memasuki penutupan session perdagangan minggu kemarin di zone merah dengan indeks dolar AS turun 0,11 di 96,20 di akhir session Jumat serta membukukan penutupan mingguan negatif ke-3 dengan berurutan serta makin jauh dari zone resistance penting 97,71.

 

Salah satunya beban buat dolar AS ialah komentar Jerome Jay Powell yang mengatakan kesabaran bank sentra itu dalam melawan keadaan ekonomi terbaru serta perubahannya.

 

Kami akan bersabar saat kami memonitor bagaimana ekonomi berkembang, kata Powell pada American Economic Association di hari Jumat 4/12.

 

Powell pun menjelaskan The Fed tidak ada pada jalan kenaikan suku bunga yang sudah diputuskan awal mulanya serta memberikan tanda jika mereka bisa hentikan kebijaksanaan pengetatan moneter seperti yang berlangsung pada tahun 2016.

 

Eric Viloria, ahli taktik forex di Kredit Agricole di New York, memandang komentar Powell yang menyebutkan jika bank sentra AS siap untuk merubah harapan kebijaksanaan secara cepat serta fleksibel, memberatkan dolar AS serta memberi dorongan pada sentimen resiko.

 

Viloria menyimpulkan jika keseluruhannya suara Powell yang waspada itu berperan pada pelemahan dolar AS. Akan tetapi diakhir session Jumat euro cuma selesai naik tipis sebesar 0,09 % tambah tinggi di $1,1403 pada greenback.

 

Dalam perdagangan sebelumnya di hari itu, mata uang tunggal zone euro jatuh serendah $1,1346 pada dolar AS sesudah mata uang AS itu naik cepat tergerak data yang tunjukkan beberapa entrepreneur AS mempekerjakan semakin banyak pekerja dalam 10 bulan paling akhir pada bulan Desember sekaligus juga tingkatkan gaji mereka.

 

Sedang data-data lainnya yang kontras pada deretan laporan ekonomi di minggu lantas mengisyaratkan ekonomi global tengah melambat.

 

China memberikan laporan data yang tunjukkan kegiatan pabrik di negara itu berkontraksi untuk kali pertamanya dalam 19 bulan pada bulan Desember. Ditambah dengan beberapa bukti melemahnya bidang manufaktur di sejumlah besar Eropa serta Asia.

 

Alfonso Esparza, analis mata uang senior di OANDA di Toronto, memiliki pendapat jika komentar Powell tidak seoptimitis yang diinginkan oleh sebagian orang, termasuk juga dianya, serta itu yang membuat kendala buat usaha pemulihan dolar AS terpenting sesudah laporan penggajian bidang non pertanian yang cukuplah solid.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses