Harapan beberapa investor untuk suku bunga AS untuk masa depan sangat rendah serta dapat jadi sumber volatilitas yang ada di pasar obligasi, demikian yang di sampaikan dari kepala ekonom Fitch Ratings.
Sesaat harga fed funds futures tunjukkan beberapa investor masih tetap menghadapi suku bunga AS juga akan masih rendah di masa yang akan datang, Brian Coulton, kepala ekonom Fitch, memprediksi Federal Reserve juga akan menambah suku bunga jadi 3,5 % pada 2020.
Pada Reuters ekonom itu menyebutkan kalau menurut dia mungkin saja ada kepercayaan yang sangat besar kalau Fed akan tidak serius lakukan banyak penambahan untuk tingkat suku bunga, mungkin saja cuma satu atau dua dari kenaikan suku bunga. Menurut dia harapan itu cuma satu pandangan pribadi.
Beberapa aktor pasar memprediksi cuma satu atau dua pada kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk The Fed lihat tingkat suku bunga periode panjang sebesar 3,0 %.
” Saat Fed menyebutkan kalau mereka juga akan lakukan kenaikan suku bunga dengan bertahap, itu bermakna kenaikan tiga dair empat tingkat dalam setiap tahun serta kami fikir itulah yang bakal mereka kerjakan, ” tegas Coulton.
” Memang kami pikir Anda mesti membawa mereka “suku bunga” ke kalimat mereka The Fed dan bahkan mungkin saja sedikit akan lebih cepat dari hal itu, ” tutur Coulton. Ia memberikan kalau harapan pasar itu dapat buat volatilitas yang ada di pasar pendapatan masih fixed income.
Sedangakan untuk harga fed funds futures semakin menunjukan kalau beberapa investor memprediksi kenaikan satu tingkat atau lebih mungkin saja berlangsung pada bulan Agustus 2018. pihak The Fed menambah suku bunga dalam bulan Desember tahun 2015 untuk pertama kalinya untuk satu dasa warsa serta menambah suku bunga 3x mulai sejak itu berada di kisaran 1,00-1,25 %.
Tetapi bank sentral AS sudah memprediksi kenaikan empat tingkat untuk 2016 serta tiga untuk 2017, yang juga akan meletakkan suku bunga overnight pada kisaran 1,75-2,00 %.
Coulton menyebutkan dia memprediksi The Fed juga akan ambil arah untuk kenaikan suku bunga walau inflasi AS tetaplah rendah.” Kami inginkan mereka “The Fed” juga akan jadi lebih cemas mengenai sebagian konsekwensi negatif dari pelonggaran kuantitatif, kenyataan kalau hal tersebut mendorong pengambilan resiko serta bisa membuat sebagian problem untuk bank, ” tegas Coulton.



