Biasanya kesalahan dikarenakan oleh ketetapan yang emosional, misalnya satu orang trader meningkatkan tempat baru hanya sebab tempat sekarang tengah keuntungan, atau mengubahkan level stop loss lebih jauh sebab tempat sekarang tengah tidak untung.
Jadi satu orang trader yang mengubah risk/penghargaan ratio yang telah di setujui hanya sebab lihat pergerakan harga yang kelihatannya tidak pas satu kali lagi dengan yang direncanakan, kemungkinan dengan keluar pada level breakeven-nya atau memperkecil peluang dengan keluar dalam keadaan tidak untung.
Unsur itu yakni kesalahan yang biasa ditangani satu orang trader dengan trading gagasan yang kurang masak yang seterusnya putuskan berdasar emosi semata.
Ini dikerjakan trade management yakni hal sederhana dan tidak diisi rumus-rumus yang kompleks. Itu beberapa cara yang biasa diterapkan dalam trading forex :
Averaging

Berkaitan ini akan memberikan tambahan tempat baru waktu kita telah mempunyai satu atau beberapa tempat yang tengah open.
Dengan analisa kondisi market sekarang kita bisa putuskan setrategi exit yang paling rasional, dan apa tetap kemungkinan kita menaikkankan tempat baru dengan level exit yang sama pada kondisi pasar itu.
Averaging in satu diantara langkah yang paling aman untuk meningkatkan tempat baru jika kondisi pasar sesuai dengan prediksi yakni dengan memakai keuntungan yang telah kita temukan pada tempat yang tetap open untuk ‘membayar’ peluang tempat yang akan kita beri.
Dengan cara barusan kesempatan terjelek yakni kita keluar pada level breakeven dengan tanpa ada peluang. Cara barusan bisa diterapkan secara baik pada kondisi pasar yang trending.
Jika kita biasa trading dengan price action, entry poin pertama waktu berlangsung susunan bar yang valid, dan jika setelah revisi harga berlangsung susunan bar satu kali lagi, kita bisa menaikkankan tempat baru.

Level stop loss tempat awalnya digeser langkah trailing stop dan dalam praktiknya sering disejajarkan dengan level stop tempat yang baru.
Seharusnya kita membuka tempat menambahkan bukan sebab kita tengah keuntungan, tetapi sebab price action yang berlangsung benar-benar memungkinkan.
Price action yakni langkah trading dengan mempercayakan pada penilaian susunan bar yang berlangsung disuatu kondisi market detil.
Pin bar, fakey bar dan inside bar yakni panggilan susunan bar yang dipandang seperti referensi pada price action trading. Ini dikerjakan untuk makin banyak dibahas dalam beberapa artikel-artikel untuk rubrik ini.
Untuk memastikan Open sell EUR/USD 1 lot pada 1. 4500 waktu sinyal susunan bar cukup kuat, dengan level stop loss pada 1. 4600
Setelah keuntungan 100 pip dan berlangsung susunan bar yang valid, kita open sell 1 lot satu kali lagi pada 1. 4400 dan stop loss pada 1. 4450 50 pip.
Sedang stop loss level tempat pertama pada 1. 4450 , sampai ke-2 tempat mempunyai level stop sama. Jika pergerakan harga pasar kembali arah dan level stop loss kita terserang, menjadi tempat ke-2 rugi 50 pip, tetapi tempat pertama keuntungan 50 pip sampai breakeven.
Dalam hal kondisi downtrend bersambung, kita bisa alihkan level stop ke-2 tempat itu untuk memperoleh keuntungan maksimal pada 2 lot trading kita itu.







