Beranda Analisa Forex Kecemasan Investor, Mata Uang Safe Haven Naik

Kecemasan Investor, Mata Uang Safe Haven Naik

536
0

Pasangan mata uang USD/JPY dalam perdagangan konstan dalam tenggang di antara 106.60-107.25 dalam perdagangan ini hari 12/6, mengejar menyebarnya kembali lagi sentimen risk-off di golongan aktor pasar global. Greenback, Yen Jepang serta Franc Swiss solid kuat pada mata uang mayor lain yang beresiko semakin tinggi.

Kebimbangan aktor pasar pada potensial pemulihan global terpacu oleh prediksi ekonomi Federal Reserve yang condong muram dalam hasil rapat tempo hari.

Kecemasan pada kekuatan gelombang ke-2 pandemi COVID-19 menggerakkan investor untuk cepat-cepat mengambil untung dari reli bursa saham yang sudah berjalan semasa seputar satu bulan akhir-akhir ini.

Meskipun begitu, beberapa analis pasar memandang pengurangan sentimen efek sekarang ini adalah revisi lumrah.

Beberapa petinggi Fed dipandang sudah berlaku hati-hari semenjak menyebarnya pandemi COVID-19, hingga pembalikan pasar sekarang bukan lantaran mereka tiba-tiba beralih jadi pesimis.

Ini hampir mencari kambing hitam bila mempersalahkan keruntuhan saham pada penilaian prediksi ekonomi The Fed yang muram.

Umumnya pemain pasar sudah mengaku jika reli saham dilakukan oleh likuiditas berlebihan serta sikap akomodatif The Fed mustahil mendesak saham semakin rendah, tutur Makoto Noji, pimpinan ahli taktik mata uang di SMBC Nikko Securities, seperti diambil oleh Reuters.

Noji memberikan tambahan, Secara singkat, ini ialah revisi dari satu pasar yang jemu membeli overbought, yang seharusnya tidak berjalan lama.

Tetapi apakah yang perlu kita cermati ialah keruntuhan pasar dapat bersambung bila kita memperoleh semakin banyak kabar buruk dari China serta Eropa misalnya.

Kemelut di antara China serta AS belum berkurang bersamaan dengan semakin agresifnya bentuk politik Presiden Donald Trump mendekati pemilu presiden AS bulan November akan datang.

Disamping itu, Eropa hadapi beberapa negosiasi penting selama tersisa bulan ini.

Termasuk juga salah satunya perundingan untuk persetujuan dagang dengan Inggris, dan negosiasi internal untuk membuat dana pemulihan ekonomi bersama-sama Uni Eropa.

Disamping itu, beberapa investor lain mencemaskan kenaikan infeksi virus corona lagi di beberapa daerah. Pergerakan infeksi di Inggris tetap tinggi.

Sedang jumlah infeksi di AS bertambah lagi untuk kali pertamanya sesudah turun berturut-turut semasa lima minggu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses