
Michael Bloomberg, menginformasikan, dianya maju jadi calon Presiden AS berangkat dari Partai Demokrat.
Saya mencalonkan diri jadi Presiden untuk menaklukkan Donald Trump serta membuat kembali Amerika, tegas Bloomberg, miliarder media sekaligus juga bekas Wali Kota New York.
Kita tidak dapat memikul empat tahun dari aksi sembrono serta tidak etis Presiden Trump, tutur bekas Republikan berumur 77 tahun ini seperti diambil Reuters.
Bloomberg akan berkompetisi dengan bekas Wakil Presiden Joe Biden serta Wali Kota South Bend Pete Buttigieg, dan Senator A. Elizabeth Warren serta Bernie Sanders.
Cuma Bloomberg, pendiri serta CEO perusahaan media terpenting Bloomberg LP, mempunyai keunggulan finansial dibandingkan lawan Demokrat yang lain.
Menurut jubir kampanye Bloomberg, dermawan terpenting ini telah habiskan paling tidak US$ 31 juta untuk iklan tv yang akan tampil di negara sisi di semua AS sepanjang dua minggu ke depan.
Bloomberg berhasil unggul dari kandidat partai Demokrat yang lain melalui tindakan advokasi serta filantropinya dalam pergantian iklim dan melawan kekerasan senjata.
Dia keluarkan juta-an dolar AS untuk kelompok-kelompok yang menggerakkan undang-undang pemakaian senjata yang lebih ketat.
Hanya, Bloomberg akan hadapi kerugian yang relevan sebab telat mengawali kampanye dibandingkan lawannya. Ia harus memburu beberapa lawannya yang sudah kumpulkan staf kampanye sepanjang beberapa bulan.
Jadi orang paling kaya ke-8 AS versus Forbes dengan kekayaan US$ 53,4 miliar, Bloomberg akan mendapatkan keuntungan sebab dapat mengongkosi sendiri kampanyenya serta menggelontor juta-an dolar AS untuk penerimaan team.
Kami tidak yakin jika miliarder mempunyai hak untuk beli penentuan, kata Sanders dalam satu posting Twitter-nya, Minggu 24/11.
Itu penyebabnya, multi-miliarder seperti Michael Bloomberg tidak begitu jauh lari dalam penentuan ini.





