Pasangan AUD/USD sudah capai rekor paling tinggi dalam tahun ini sesi perdagangan kemarin.
Tetapi, tempatnya lengser seputar 0.5 % ke rata-rata 0.6970-an dalam perdagangan ini hari 16/7 saat launching data ketenagakerjaan.
Laporan itu berisi catatan tingkat pengangguran paling tinggi dari sejak tahun 1998 di negeri Kanguru.
Australian Bureau of Statistics ABS memberikan laporan jika perekonomian cetak 210.8k pekerjaan memasuki bulan Juni 2020, semakin banyak daripada harapan yang cuma sebesar 112.5k.
Data itu lebih bagus dibanding rekor -227.7k pada era sebelumnya. Namun, berlangsung kenaikan tingkat keterlibatan angkatan kerja dari 63.6 % jadi 64.0 % dalam periode yang sama.
Mengakibatkan, tingkat pengangguran membesar dari 7.1 % jadi 7.4 %.
Rekor pengangguran terberat multi-tahun itu sebetulnya sesuai dengan harapan pasar awalnya.
Meskipun begitu, posisi lockdown mulai awal Juli di negara sisi Victoria dicemaskan akan memberatkan data pada periode selanjutnya.
Lockdown tingkat 3 semasa enam minggu di teritori metropolitan Victoria memperumit outlook buat ketenagakerjaan Australia.
Saat ini kami memprediksi keadaan dimana jumlah pekerjaan jatuh di Victoria pada bulan Juli serta Agustus, tapi bertambah dengan cara moderat dibagian Australia yang lain.
Efek neto-nya peluang menyebabkan ketenagakerjaan nasional bergerak sideways semasa dua bulan ke depan, tutur Joseph Capurso dari Commonwealth Bank of Australia CBA.
Teritori metropolitan Melbourne serta Mitchell Shire meliputi seputar 21 % ketenagakerjaan nasional.
Jadi lockdown baru ini akan mengundurkan pemulihan pasar tenaga kerja Australia ke kuartal ke-3, kata Catherine Birch, senior ekonom di ANZ Bank.
Walau beberapa pekerja di Melbourne akan merasai yang terjelek, semua daerah Victoria pasti akan dipengaruhi, serta pemulihan nasional peluang semakin melambat, sebab keyakinan usaha serta customer menurun.
Keinginan semakin ringkih serta perusahaan-perusahaan semakin berhati-hati dalam lakukan rekrutmen.
Data ekonomi China yang dikeluarkan pagi hari ini memperlihatkan peningkatan pergerakan GDP sebesar 3.2 % YoY pada kuartal II/2020, melewati harapan yang dibanderol pada 2.5 %.
Ini sebetulnya adalah berita baik buat pasar keuangan global atau nilai ganti AUD. Namun sentimen efek pasar teredam oleh eskalasi perselisihan diplomatik AS-China yang kembali lagi menghangat semasa beberapa waktu terkahir.






