Tepat pada jam perdagangan sesi Eropa hari Jumat pagi, dua mata uang EUR/USD diperdagangkan sideways dalam rentang harga yang sempit yakni sebesar di sekitar 1.0545. Sedangkan untuk Dolar AS mengkonsolidasikan koreksi penurunannya selama dua hari di tengah sentimen pasar yang lebih baik. Hal ini terjadi khususnya menjelang proses pengumuman data kunci ketenagakerjaan AS.
EUR/USD sudah mengalami peningkatan khususnya pada hari kedua secara beruntun, dengan mampu mendekati nilai 1.0550. Proses kenaikan kedua mata uang yakni EUR/USD disebabkan oleh adanya penurunan dolar AS. Sehingga hal ini secara otomatis membuat EUR/USD bergerak ke atas dari kerendahannya dalam jangka waktu 10 bulan. Walaupun demikian, masalah tren EUR/USD masih bearish dan arah selanjutnya akan bergantung pada data yang muncul dari pekerjaan AS.
Walaupun Dolar AS sempat kehilangan peluangnya khususnya pada hari Rabu dan terus terkoreksi turun pada hari Kamis. Ini tentu membuatnya menelan kerugian setelah sempat naik mencapai ketinggian pada beberapa bulan terakhir. Para investor tentu saja merasa sangat prihatin terkait adanya tekanan inflasi yang persisten. Namun, ketatnya pasar tenaga kerja yang dapat mendorong Federal Reserve AS melakukan pengetatan moneter tambahan yang akan berisiko terjadinya penurunan ekonomi.
Munculnya Komentar dari Hawkish yakni para pejabat The Fed khususnya pada hari Minggu ini mengenai tanda-tanda yang bervariasi dari sektor ketenagakerjaan swasta. Jelas hal ini secara otomatis membuat ketakutan tetap hidup menjelang rilis data makro ekonomi AS yang paling ditunggu Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan September. Pemerintah AS sendiri memperkirakan akan ada tambahan 178.000 pekerjaan baru pada bulan September. Dan untuk tingkat kemiskinan diperkirakan terkontraksi menjadi 3.7% dari angka sebelumnya, yakni bulan lalu sebanyak 3.8%.






