Greenback akan berpeluang membuka kembali reli bullish lagi tepatnya pada minggu ini, setelah lolos dari aksi ambil untung sejenak pekan lalu. Setelah adanya pembukaan pasar kemarin, Indeks Dolar AS (DXY) reli maraton hingga menyentuh angka tertinggi multibulan pada 107.20 dalam sesi Asia hari Selasa 3 Oktober 2023.
Terungkap ada dua faktor yang mendukung reli dolar AS saat ini. Dengan diantaranya adalah sebagai berikut :
Faktor Pendukung Reli Indeks Dolar AS
- Pertama, pelaku pasar merasa sangat puas setelah AS mampu meloloskan diri dari ancaman gevornment shutdown.
- Kedua, adanya rilis data ekonomi AS terbaru yang mendukung ekpektasi suku bunga The Fed yang tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
Dari adanya keberhasilan AS lolos dari shutdown, kongres AS akhirnya menyetujui rancangan undang-undang pendanaan sementara pada hari Sabtu. Undang-undangan yang disetujui tersebut akan mendanai operasional pemerintah federal AS sampai 17 November mendatang. Sehingga kubu Demokrat dan Republik akan memiliki waktu tambahan untuk melakukan diskusi mengenai anggaran yang memuaskan bagi semua pihak.
Dampak yang muncul dari ulah para elite politiknya, data-data ekonomi AS melajutkan pemulihan dengan laju yang melampaui estimasi pasar. ISM membocorkan informasi jika saja PMI Manufaktur meningkat dari 47.6 menjadi 49.0 pada September 2023. Jadi bisa disimpulkan ini lebih baik daripada perkiraan konsensus yang hanya 47.7. Data tersebut juga menunjukkan subindeks harga menurun secara signifikan. Sehingga ini menandakan adanya kesuksesan kecil dalam usaha The Fed menjinakkan inflasi.
Para pelaku pasar jelas langsung menaggapi kabar tersebut dengan mendorong naik yield obligasi US Treasury dan kurs dolar AS. Selain itu, bursa saham Wall Street hancur. Karena, jika suk bunga The Fed meningkat lagi, maka perusahaan-perusahaan AS harus menggelontorkan beban bunga lebih mahal dalam jangka waktu lama.




