Tepat pada hari ini Kamis, 30 November 2023, harga emas sedikit menurun dalam reli terbaru terlihat telah berhenti. Khususnya ketika pasar sedang menantikan lebih banyak sinyal mengenai kebijakan moneter AS dari angka inflasi utama yang akan dikeluarkan hari ini.
Akan tetapi, harga emas tetap dekat dengan level puncak tujuh bulan yang dicapai pada awal minggu ini. Ini bisa terjadi, karena ekspektasi The Fed yang kurang hawkish, dolar yang mengalami penurunan dan beberapa peningkatan permintaan safe haven mendorong peningkatan yang kuat di bulan November.
Inflasi PCE dan Sinyal Lanjutan Fed Menjadi Fokus Utama
Untuk saat ini emas spot dalam penyerahan Desember mengalami penurunan sebesar 0,1 persen menjadi 2.042 USD per oz. Kemudian, untuk emas berjangka yang akan berakhir pada bulan Desember turun 0,2 persen menjadi 2.044 USD per ons pukul 12.41 WIB. Kedua instrumen ini mengalami kenaikan antara 2,5 persen dan 3,1 persen, kenaikan kuat selama dua bulan secara beruntun.
Jadi bisa dikatakan jika saja emas sedang mengalami kenaikan drastis pekan ini pasca serangkaian pejabat Fed mengatakan bahwa penurunan inflasi baru-baru ini menyarankan bank sentral kemungkinan tidak akan kembali menaikkan suku bunga lebih lanjut. Kemudian, penurunan lebih lanjut dalam inflasi juga bisa menyebabkan bank untuk menurunkan suku bunga pada awal 2024 nanti.
Tren ini bisa disebut sebagai salah satu sinyal lain tentang inflasi AS dari data Indeks harga PCE untuk bulan Oktober, yang akan diluncurkan tepat pada hari ini. Data ini juga bisa dikatakan sebagai pengukur inflasi yang diutamakan oleh The Fed dan kemungkinan akan memberikan pengaruh terhadap sikap bank pada suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.






